Iswanto Bin Tarmun Ditemukan Sudah Meninggal Dipinggir Sawah

.

.

PILARBANGSANEWS. COM. INDRAMAYU,– Beberapa orang Warga Tumaritis Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, senin sore (16/04) dikagetkan karena temuan sesok mayat yang baru saja meninggal dan tergelatak di pinggir sawah.

Tidak jauh dari korban tergelatak terdapat satu unit sepeda motor milik korban yang dia kendarai sebelum meninggal dunia. Tidak diketahui apakah korban terjatuh dari kendaraannya.

Setelah diperiksa sakunya terdapat sebuah KTP, dari KTP itu diketahui bahwa korban yang meninggal ini bernama Iswanto Bin Tarmun berusia 45 tahun, warga Desa Kebulen Kecamatan Jatibarang.

Keterangan dari Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin melalui Pjs Kasubbag Humas AKP Heriyadi, almarhum Iswanto pertama kali ditemuakan oleh warga di pinggir sawah, awalnya warga melihat ada sepeda motor yang rebah dipinggir sawah kemudian warga tersebut melaporkan kepada temannya untuk mengecek motor itu.

Setelah di cek, ternyata tidak jauh dari sepeda motor yang rebah itu ada seseorang sudah dalam keadaan meninggal dunia, lalu warga menghubungi Perangkat Desa Sukawera selanjutnya Pearangkat Desa Sukawera melaporkannya ke Polsek Sukagumiwang.

Menerima informasi tersebut, Kapolsek Sukagumiwang Kompol I Wayan Suarjana, beserta Anggota mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Dari KTP yang dimiliki korban diketahui bernama Iswanto Bin Tarmun.

Kapolsek melihat korban sudah meninggal dunia selanjutnya melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Kertasemaya.

Hasil pemeriksaan dari pihak Puskesmas disimpulkan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan luka-luka akibat penganiayaan dan diperkirakan Korban meninggal dunia karena sakit, selanjutnya dari pihak Polsek Sukagumiwang menyarankan kepada pihak keluarga korban untuk dilakukan autopsi namun pihak keluarga korban menolak atau keberatan untuk dilakukan autopsi dikarenakan pihak keluarga korban menyadari jika kejadian tersebut adalah musibah yang tidak bisa dihindari.

Sementara itu, menurut keterangan dari adik korban bahwa korban sejak lima tahun terakhir mengalami sakit Epilepsi dan sering kumat. Apibal kumat kalau lagi berdiri langsung tumbang terhempas.

Diperkirakan sakit ayan (epilepsi) yang diderita korban kambuh saat korban mengendarai sepeda motornya.

Penulis : Heri

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *