Kios Kios Pedagang Minuman Di Puncak Mandeh Kini Tertata Apik

PILARBANGSANEWS. COM. PUNCAK MANDEH,– Di Puncak Mandeh ada lahan milik mantan Bupati Pesisir Selatan Darizal Basir, letaknya sangat strategis. Jika berdiri disana dan pandangan diarahkan ke Barat, Selatan ataupun ke Utara kita dapat melihat bumi ciptaan Allah SWT benar benar indah.

Biasanya lokasi inilah yang dituju oleh wisatawan lokal maupun regional bila berkunjung ke kawasan destinasi wisata Mandeh yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pasisir Selatan, sumbar.

Selama ini lokasi yang sangat strategis itu, dimanfaatkan oleh pedagang minuman menggelar dagangannya. Mereka menumpang dengan cuma cuma (tanpa bayar) kepada si pemilik lahan, Darizal Basyir, mantan Bupati yang kini masih menjadi anggota DPRI dua priode dari Partai Demokrat.

Para pedagang yang menompang di lahan Darizal Basyir membangun pondok pondok tapi kurang tertata secara apik, malah terkesan garebeh tebe (tidak sedap dipandang) disana mereka berjualan, melayani tamu yang datang.

Sementara pengunjung yang datang, tidak hanya tamu kelas karoco (kelas bawah seperti saya penulis -red), banyak mereka yang berkelas (mumpuni secara ekonomi dan status sosial) mendatangi lokasi itu untuk melihat pemandangan dari Puncak Mandeh yang disebut sebagai sorga tersembunyi oleh kementrian Pariwisata.

Sadar dengan kondisi tersebut, Yan Anas Ketua FKP (Forum Komunikasi Perantau-) Pesisir Selatan, yang rajin pulang kampung mencoba membedah kios kios itu menjadi sebuah kios yang tertata apik dan rapih. Sehingga kios itu menjadi tempat yang pantas dikunjungi pembeli dari semua level.

Ukuran kios yang dibangun 2,5 X 3 Meter, dibangun pertemuan Ramadhan, penyelesaian dikebut, pas hari raya para pedagang dapat menempati dan menggelar dagangan mereka dikios itu.

Kepada redaksi Pilarbangsanews.com, Yan Anas membenarkan bahwa niatnya muncul untuk membedah kios itu, setelah dia melihat kondisi yang kurang elok disana.

“Ambo caliak garumuak tumuak samantaro promosi Mandeh kan lah ka tingkat internasional. Ambo telp pak DB (Darizal Basyir-red) sebagai pemilik lokasi dan beliau mengizinkan, terus ambo bangun, dibantu kawan FKP Pessel dan Forum Komunikasi Pemuda Peduli Nagari ( FKPPN ),” tulis Yan Anas lewat pesan WhatsAppnya. Dalam bahasa Indonesia artinya, “saya melihat kios itu tidak rapi, samantaro promosi Mandeh sudah kemana mana, ke tingkat internasional. Maka saya telp pak DB (Darizal Basyir-red) sebagai pemilik lokasi dan beliau mengizinkan kios itu diperbaiki, terus saya kerjakan, saya dibantu kawan FKP Pessel dan Forum Komunikasi Pemuda Peduli Nagari ( FKPPN ).

Menurut Yan Anas kios itu masih banyak kurangnya, nanti akan kami sempurnakan lagi, sehingga kios tersebut layak untuk dikunjungi oleh semua tamu yang datang kesana. (Yuharzi Yunus)