Ads 2

Mantan PM Najib Ngaku Tidak Tahu Ada Pembelian Kapal Pesiar Mewah

KUALA LUMPUR – Mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak tidak tahu pembelian kapal pesiar mewah The Equanimity menggunakan uang dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB) selama pemerintahannya.

Bahkan, MP Pekan juga menyatakan bahwa dia tidak tahu siapa pemilik sebenarnya dari kapal mewah itu.”Kami tidak tahu (The Equanimity membeli 1MDB uang), masalah ini masih diselidiki. Tapi yang penting adalah penyelesaian utang 1MDB ke Abu Dhabi International Petroleum Investment Corp (IPIC), jumlah utang yang sangat besar.

“Kami harus mencari tahu siapa sebenarnya pemilik kapal The Equanimity,” katanya ketika ditemui oleh awak media di lobi Parlemen, Senin yang lalu.

Ditanya atas saran Menteri Keuangan, Lim Guan Eng untuk menjual kapal pesiar mewah dengan harga tertinggi, Najib menggambarkannya sebagai tindakan populis.

Najib juga mendesak pemerintah PH untuk fokus pada penyelesaian hutang 1MDB ke Uni Emirat Arab International Petroleum Investment Corp (UAE) daripada mencari penawar tertinggi untuk membeli The Equanimity.

“Pemerintah harus memikirkan cara untuk menyelesaikan hutang 1MDB dengan IPIC, jumlahnya sangat besar. Dibandingkan sibuk mencari penawar tertinggi untuk membeli kapal mewah.

“Nilai aset (The Equanimity) menyusut, tidak banyak orang di dunia mampu membeli kapal semewah The Equanimity. Yang penting adalah membayar hutang 1MDB ke IPIC, “desak Najib.

Kemarin, Guan Eng menyarankan cara terbaik untuk memulihkan uang 1MDB adalah menjual kapal pesiar mewah, The Equanimity dengan harga tinggi.Menurutnya, aset senilai RM1 miliar harus dijual untuk kepentingan rakyat.

Dalam perkembangan yang sama, mantan presiden Umno menginformasikan bahwa dia tidak tahu tentang kedatangan The Equanimity di Port Klang hari ini, hanya untuk mengetahuinya melalui media.

“Saya tidak tahu, kapalnya dibawa ke sini, saya tidak pernah naik. Ketahui saja ketika membaca laporan dari media.”Karena kami tidak tertarik mengetahui tentang kapal, yang lebih penting adalah penyelesaian utang ke IPIC,” kata Najib.

Pada siang hari, kapal mewah, diduga milik pengusaha kontroversial, Low Taek Jho atau Jho Low dock di Boustead Cruise Centre, Port Klang.

Telah diketahui bahwa kapal meninggalkan perairan Batam, Indonesia pada pukul 16:45 kemarin dan tiba di sini pada pukul 12.30 siang.Kapal itu sandar di pelabuhan Port Kelang sekitar pukul 13.00 sebelum pasukan khusus dari Kantor Jaksa Agung memeriksa kapal mewah itu.

Sumber: Sinar