Agama

BHABINKAMTIBMAS POLRES BUKITTINGGI BINA RUMAH TAHFIZHUL QUR’AN

BUKITTINGGI, PILARBANGSANEWS. COM,– Berbuat baik kepada sesama umat adalah merupakan pekerjaan yang mulia dihadapan Allah SWT, dan yang melakukannya akan mendapatkan pahala, itulah yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polres Bukittinggi yang satu ini, yaitu pada hari Jum’at (31/8) pukul 15.00 wib di Jorong Jalikur Patanangan Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam.

Kapolres Bukittinggi Akbp Arly Jembar Jumhana, SIK,MH menjelaskan, bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas ini dilakukan adalah atas dasar inisiatif yang bersangkutan, karena sebagai tugas bhabin melihat keadaan kehidupan langsung ditengah-tengah masyarakat, sehingga tepat sasaran dan dapat langsung dirasakan masyarakat sendiri, demikian Kapolres mengawalinya.

Sementara Bhabinkamtibmas Pasia Polsek IV A Canduang Bripka Syaiful Hendra menambahkan bahwa kegiatan membuat Rumah Tahfizhul Qur’an di Mushalla Firdaus Jorong Jalikur Patanangan Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam yang berdiri pada tanggal 05 Juni 2018 dan di syahkan dengan SK pada tanggal 28 Agustus 2018
Sedangkan yang mengeluarkan SK seluruh unsur pengurus Mushala Firdaus, Ninik mamak , Alim ulama cerdik pandai, Bundo kandung, Ketua Pemuda, Wali Jorong dan Wali Nagari Koto Tangah dan dalam SK bersama ini menunjuk Bripka Syaiful Hendra sebagai ketua rumah Tahfizhul Qur’an, ustad Abdul Latif sebagai bendahara dan Ustad M.Hilal Siregar sebagai Sekretaris.

Ketiga pengurus tersebut juga dilibatkan sebagai guru pengajar Tahfizh yang dibantu oleh 3 orang guru lainnya yaitu Ustazah Nisa, Ustazah Aulia dan Ustazah Sil.

Masih menurut Bripka Syaiful Hendra , Alhamdulillah sejak didirikannya Rumah Tahfiz Qur’an ini warga di Jorong Jalikur Patanangan berbondong – bondong untuk memasukkan anaknya ke rumah Tahfizhul Qur’an dan saat sekarang ini jumlah santri sudah mencapai 60 orang santri.

Dalam operasional kegiatan di rumah Tahfizhul Qur’an Firdaus ini murni didukung oleh para donasi warga sekitar dengan ikhlas serta untuk para santri yang ingin belajar tidak dipungut biaya. demikian Bripka Syaiful Hendra mengakhirinya. (Yuliant/humas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *