Pemuda IS Nekad Curi Taxi, Ditangkap PM Angkatan Udara

Bandung, PILARBANGSANEWS. COM,- Video diatas seorang pemuda yang nekat mencuri sebuah mobil taksi. Pelaku yang diketahui berinisial IS (23) itu ditangkap polisi militer angkatan udara.

Aksi IS berlangsung Kamis (13/9/2018) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, IS datang seorang diri dan langsung mengambil mobil taksi Primkopau (primer koperasi angkatan udara).

Jadi ketika sopir taksi keluar hendak ke belakang, tiba-tiba pelaku masuk ke mobil dan duduk di bangku sopir,” ujar Dansatpom AU Mayor Made Oka saat dikonfirmasi via telepon.

Perebutan mobil itu terjadi di dekat area Bandara Husein Sastranegara Bandung. Pelaku yang sukses merebut, langsung tancap gas membawa kabur mobil sedan bernopol D 1914 DN itu.

Dia kabur ke arah Lanud. Mungkin dia enggak tahu jalan keluar. Saya kebetulan ada di pos Lanud kaget ini apa kok berani taksi ngebut sekali,” kata Made.

Anggota langsung mengejar taksi tersebut bersama dengan sejumlah sopir taksi Primkopau lainnya. Saat dikejar oleh 5 anggota Satpom AU, pelaku berbalik arah kembali menuju ke arah Bandara Husein.

Balik lagi juga ngebut. Pada saat balik lagi ke arah bandara ketemu anggota dan sopir-sopir taksi lain. Sempat ditahan dan berusaha membuka pintu tapi dia tidak mengindahkan dan terus berusaha kabur,” tutur Made.

Pelaku kabur ke arah Bandara Husein Sastranegara. Saat kabur, pelaku mengendarai mobil curian itu dengan ngebut sampai menabrak barier. Namun saat itu, pelaku salah jalan dan masuk ke jalan satu jalur hingga menabrak mobil sipil berwarna putih.

Dia berhenti lalu kami amankan,” ujarnya.

Pihaknya sempat memeriksa pelaku. Bahkan IS diperiksa urine karena curiga mengkonsumsi narkotik saat beraksi.

Tapi hasilnya negatif,” kata dia.

Pihaknya menyerahkan pelaku beserta barang bukti berupa taksi ke Polsek Cicendo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Karena dia sipil, jadi kita serahkan beserta barang buktinya ke Polsek Cicendo,” ucap Made.

Penangkapan pelaku juga sempat terekam video warga. Video itu tersebar di jejaring aplikasi perpesanan WhatsApp. Dalam video berdurasi 2 menit 33 detik, pelaku digiring oleh sopir dan anggota Satpom AU untuk menghindari amukan massa.(Ezl)