Ads 2

10 Bupati/Walikota Di Sumbar Yang Dukung Jokowi-Amin Diundang Ke Istana

JAKARTA, PILARBANGSANEWS. COM – Sebanyak 10 orang bupati dan walikota di Sumbar, Kamis (4/10) datang ke istana Merdeka, di Jalan Medan Merdeka Utara Gambir. Mereka datang atas undangan Presiden Joko Widodo.

Ke 10 Bupati dan walikota itu masing-masing, Walikota Solok Zul Elfian, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Bupati Solok Gusmal, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin Dan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.

Dalam pertemuan tersebut, ke 10 kepala daerah itu, membicarakan pembangunan infrastruktur di Sumbar.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, usai bertemu satu jam dengan Presiden Jokowi, mengatakan, mereka datang ke Istana memenuhi undangan presiden, kepada Presiden, para bupati/walikota menyampaikan soal pembangunan di daerahnya masing-masing.

“Pada prinsipnya kami menyampaikan keluhan dan terkait pembiayaan pembangunan yang ada di kabupaten dan kota masing-masing. Kami butuh infrastruktur, jalan, jembatan, pembangunan pasar, dan pelayanan bagi masyarakat.

“Untuk mewujudkan pembangunan itu, tidak cukup dengan uang APBD. Nah kami minta bantuan kepada Bapak Presiden melalui dana APBN, ”ujar Sutan Riska.

Sutan Riska menjelaskan, Jokowi merespon positif dan mencoba memahami untuk dicarikan solusi yang terbaik. Diharapkan dengan infrastruktur yang baik, perekonomian Sumatera Barat akan semakin meningkat.

“Mudah-mudahan Presiden memahami kondisi Sumatera Barat, sehingga kedepan Sumbar lebih maju lagi di tingkat infrastrukturnya, ekonominya, nah untuk memberikan peluasan yang signifikan untuk Sumatera Barat,” ucap Sutan Riska.

Menurut Sutan Riska, Presiden Jokowi telah memberikan petunjuk-petunjuk soal itu. Selain itu, Sutan lewat para bupati dan wali kota se-Sunatera Barat juga mengapresiasi perhatian Jokowi di Ranah Minang.

“Kami juga mengapresiasi kepada presiden, karena beliau memberikan perhatian kepada Sumatera Barat dan juga penghargaan dan bagi kami untuk Sumatera Barat. Bahwasanya diberikan kebutuhan-kami beragam infrastruktur yang ada di Sumatera Barat, ”katanya.

Dikatakan Sutan, untuk teknis bantuan yang akan memberikan Jokowi, akan didokumentasikan bersama dengan kementerian.

“Nanti ada rapat teknisnya dengan kementerian terkait. Kami sebelumnya tidak diberikan kesempatan, petunjuk-petunjuk dari Bapak Presiden, ”katanya.

Sebelumnya, di kepala daerah di Sumbar mendeklarasikan Pihak-pihak yang mengunjungi Petahana (incumbent) Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal itu ditegaskan enam kepala daerah di Lobi Hotel Inna Muara, Kota Padang, malam malam (18/9). Keenam kepala daerah tersebut adalah Walikota Solok Zul Elfian, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni. Sementara itu, Bupati Solok Gusmal Dt Rajo Lelo, Bupati Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, dan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Walikota Solok Zul Elfian yang merupakan Ketua Dewan Penasehat Partai NasDem Kota Solok Memberikan dukungan bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, alasan utama adalah karena Jokowi dapat mengeluarkan dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Zul Elfian juga menyebutkan bahwa selama ini figur Jokowi dikenal sebagai presiden yang mendukung pembangunan di semua sektor.

“Pak Jokowi mampu membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan mendukung pembangunan di semua sektor,” ujar Zul Elfian.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan, semua orang telah menyatakan sikap dengan surat. Dan dia mengaku dititahkan untuk memberikan informasi kepada Jokowi.

“Memperbaiki itu bukan tanpa alasan.Sebab, kepala daerah termasuk betul pembangunan. Presiden memberikan penghargaan khusus di daerah di Sumbar dan Indonesia secara umum. Berbagai program pembangunan sudah kami rasakan. Kami ingin pemerintahan diangkat oleh Pak Presiden Jokowi, ”kata politisi PDI Perjuangan itu.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni. Mereka mendukung salah satu pendorongnya untuk mendukung Presiden Jokowi adalah karena bentuk perhatiannya terhadap daerah Sumbar dengan kucuran Anggaran Pembangunan.

“Kita cocok, kita senang, kita suka dengan Presiden Jokowi. Karena Indonesia sudah harum di mata Internasional. Dia bisa membawa Indonesia menjadi bangsa luar biasa. APBD di daerah kita terbatas dan dominan butuh bantuan pusat. Kami sangat mendukung beliau melanjutkan pembangunan, ”sebut Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi diamini para kepala daerah lainnya.

Walikota Solok Zul Elfian, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan Bupati Pasaman Yusuf Lubis usai deklarasi mendukung Jokowi-Ma’ruf di Padang, Selasa malam (18/9).

Meski pada Pilpres 2014 lalu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa Menang dengan persentase fantastis 73:27 persen di atas Joko Widodo-Jusuf Kalla, Dafidah dari wilayah ini merupakan angin segar bagi Jokowi-Ma’ruf.

Bahkan, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang merupakan Ketua DPD PAN Pesisir Selatan, menyatakan dirinya siap dengan konsekuensi mendukung Jokowi-Ma’ruf ini.

“Saya komitmen PAN maju di Pesisir Selatan. Sebagai kepala daerah, pimpinan saya Pak Jokowi. Sebagai ketua DPD PAN, pimpinan saya pak Zulkifli Hasan. Saya ingin sejahterakan rakyat. Kalau rakyat sejahtera, Bupati hebat. Orang akan bertanya siapa bupatinya? Hendrajoni. Darimana partainya? Pasti nama partai terangkat, presiden terangkat, ”terang pensiunan Polri itu.

Hendrajoni menolak jika keputusannya mendukung Jokowi disebut melawan kehendak partai yang jelas-jelas mengusung Prabowo-Sandiaga Uno.

“Tidak melawan. Sesuai hati nurani. Pekerjaan sebagai ketua DPD PAN tetap saya lakukan. Namun saya ingin berkiprah untuk kesejahteraan rakyat, ”tegasnya.Saya sudah beritahu. Apapun risikonya, saya siap tahan, ”tutupnya. (Rzl)