IBADAH DOA BERSAMA UNTUK BANGSA

BUKITTINGGI, PILARBANGSANEWS. COM,--Disana sini terdengar badai kehidupan yang menerjang umat manusia. Hujan, badai angin, erupsi, banjir, gempa dan tsunami silih berganti menerpa kehidupan dunia. Juga bagi saudara-saudari kita yang berada di Indonesia Bagian Timur (IBT) yang kini harus menanggung derita karena bencana alam. Maka pada hari ini Rabu tanggal (10/10) pukul 08.30 wib di Gereja HKBP Bukittinggi secara khusus dilaksanakan Ibadah Doa bersama untuk Bangsa.

Ibadah Doa Bersama Untuk Bangsa ini dipimpin oleh Liturgis Aiptu St. F. Sirait dan pengkotbah Pdt. Mega Yani Sitorus. S.Th.

Sebelum ibadah dilaksanakan, ditanyakan tentang makna dan tujuan Ibadah Doa ini kepada Pdt. Mega Yani Sitorus, S.Th menjelaskan, bahwa makna dan tujuan ibadah ini adalah bahwa saudara kita yang terkena musibah bencana baru-baru ini di Lombok, Palu, dan Donggala serta daerah sekitarnya adalah juga saudara dari jemaat HKBP Bukittinggi, dan itulah yang kita ajak jemaat untuk beribadah secara khusus pada saat ini, yang walaupun sebelumnya pasca kejadian gempa dan tsunami bahwa gereja ini melalui ibadah minggu dan ibadah keluarga juga sudah medoakannya kehadirat Tuhan pencipta langit, bumi dan segala isinya, agar saudara kita yang mengalami musibah tersebut diberi kekuatan, ketabahan dan kesehatan kepada para korban luka dan juga yang masih hidup, serta pemerintah juga didoakan agar dapat melakukan tindakan dan penanggulangan pasca bencana dengan sebaik-baiknya, dan juga khususnya kepada TNI-Polri yang dengan cepat hadir melakukan bantuan kemanusiaan sesaat setelah kejadian, dan ini dirasakan atas kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat.

Kemudian Pdt. Mega Yani Sitorus, S.Th, dalam khotbahnya bahwa Tuhan memakai alam ciptaanNya utk ‘berkomunikasi’ menyatakan kehadiranNya, kuasaNya, membaharui kembali, menyapa umat agar turut ambil bagian menjaga dan merawat, dan juga lewat bencana bisa menghapus berbagai perbedaan yang seringkali menjadi bibit permusuhan. Semua orang (tanpa memandang perbedaan latar belakang suku, agama, ras,), bahu- membahu saling bantu. Sehingga lewat musibah, bisa berkata, “Mari kita ambil maknanya yaitu “persaudaraan yg peduli”.
Lewat Doa bersama ini, umat Kristen di Bukittinggi turut serta menyatakan kepedulian kepada saudara2 di IBT. Merangkul dan menopang korban lewat doa-doa yg diserukan. Kiranya Tuhan membaharui bangsa kita, membaharui perekonomian, membaharui keamanan, kesejahteraan rakyat, membaharui seluruh bumi Negeri kita. (STJ)