Pilarbangsanews.Bukittinggi,- “orang hebat banyak, tapi mencari orang jujur susah”, demikian antara lain ungkapan yang disampaikan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias ketika memberikan apresiasi pada lounching Kantin Kejujuran SMA N 2 Bukittinggi yang terletak di halaman sekolah tersebut, Senin (17/7).
Walikota Ramlan sangat mengapresiasi ide pendirian kantin kejujuran ini seperti yang disampaikan beliau, “kejujuran harus ditanamkan semenjak dini kepada anak – anak, kejujuran merupakan modal utama bagi mereka, kita harus memberikan dan menyebarkan virus yang baik kepada mereka. Kita tidak hanya mencari orang pintar saja, pintar kalau tidak jujur buat apa,” jelas Ramlan.
Kantin kejujuran selain menanamkan dan melatih siswa berwatak dan bersikap jujur, juga sebagai pendidikan karakter anak yang ditanamkan sejak dini tidak hanya jujur dalam membeli sesuatu barang tetapi jujur dalam segala hal, misalnya mengerjakan ujian harus jujur tanpa mencontek dan lain sebagainya. 
Keberadaan kantin jujur diharapkan memunculkan budaya jujur dalam tindakan atau perilaku siswa yang merupakan generasi penerus bangsa, tambah Ramlan.

Senada dengan hal tersebut Kepala SMAN 2 Bukittinggi Emizar menyampaikan, Kantin Kejujuran merupakan wujud nyata dari pendidikan karakter siswa, mudah – mudahan dengan adanya kantin jujur ini dan berkat usaha kita bersama sekolah ini akan menghasilkan orang – orang jujur nantinya, sebut Emizar 

Sebagaimana yang diungkapkan Emizar, Kantin jujur ini dikelola oleh siswa yang tergabung dalam Forum Studi Islam (FSI), warga sekolah menyambut antusias dan senang, karena siswa tidak perlu keluar sekolah untuk berbelanja dalam membeli makanan yang mereka inginkan, kejujuran siswa diuji agar tidak berbuat curang, karena tidak ada pengawas yang akan mengawasi.

Lounching yang dilakukan oleh Walikota Bukittinggi tersebut ditandai dengan pengguntingan pita yang disaksikan oleh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melfi, Kepala SMAN2 Emizar, Para Wakil Kepala Sekolah dan Majeis guru serta siswa dan siswi SMAN2 Bukittinggi. (ylm)

 

By Pilar