Pilarbangsanews.com.Unjuk rasa mendesak mundur  Ketua DPRD Pesisir Selatan, Sumbar, Dedi Rahmanto Putra, berlangsung tertib dan aman. Tepat pukul 14:00 tadi ratusan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan masyarakat Peduli Painan itu membubarkan diri setelah perwakilan mereka menyerahkan mosi tidak percaya langsung kepada  Ketua DPRD Pesisir Selatan.

Unjuk rasa ini menyusul setelah Ketua DPRD Pessel, Dedi Rahmanto Putra, mengeluarkan statemen nya terkait wacana pemindahan  ibu kotakabupaten dari Painan ke Kambang atau ke Kecamatan lainnya.

Dedi mengapungkan  wacana stelah berbincang bincang dengan seorang wartawan media Online. Oleh wartawan ditulis beritanya di ditayangkan dimedianya.

Rupanya pernyataan Dedi itu mendapat protes dari tokoh cerdik pandai kota Painan akhirnya berbuntut pada aksi demo yang tadi baru usai degelar.

Tadi massa pengunjuk rasa  selain mendasak Dedi mundur, juga mendesak agar bengkelai RSUD Painan yang terletak di Puncak Bukit Taranak Painan, segera di tuntaskan.  Massa memintak menjelang akhir tahun 2017 ini RSUD itu sudah bisa difungsikan.

Terkait RSUD Painan yang kini terbengkalai,  massa meminta Proses secara hukum jika terdapat indikasi penyelewengan. “Nan bungkuak dimakan saruang, nan bengkok dimakan banang, Tibo dimato tak dipiciangkan, Tibo di paruik tidak dikampihkan”, petitih Minang ini maksudnya mengingatkan, agar dalam proses hukum nanti tidak pandangan bulu, siapa yang salah harus diminta pertanggungjawabannya.

Unjuk rasa yang berlangsung aman dan tertib itu dimulai sekitar pukul 11:00 WIB ratusan massa berkumpul di gedung DPRD Pessel. Poster-poster dan spanduk spanduk ikut digelar oleh pengunjuk rasa, ada yang bertulis Copot Ketua DPRD, Stop  Berwacana, fokus Dengan Pembangunan. Ada pula yang poster bertuliskan Kami Tidak Rela Ibukota Painan ke Kambang”.

Sutarto mantan Jaksa tampil sebagai orator bergantian menyampaikan orasi dengan  Amirunas, Oskar dan lain lainya. 

Ketua DPRD Pessel Dedi Rahmanto Putra agak terlambat menemui para pengunjuk rasa karena hari itu sedang berlangsung Sidang Paripurna DPRD Pessel.

“Maaf bapak bapak saudara sekalian saya terlambat turun dari ruang sidang dilantai atas kerena sedang memimpin sidang,” kata Dedi mantan aktivis HMI ini saat menemui pera pengunjuk rasa.

Atas kesepakatan perwikilan pengunjuk rasa bersama Ketua Dedi, penyampaian mosi tidak percaya dilangsungkan di dalam ruangan.

Saat menerima naskah mosi tidak percaya, Dedi berjanji akan meneruskan kepada BK Badan Kehormatan DPRD Pessel.

“Saya siap menghadapinya. Apapun hasilnya nanti kita serahkan bagaimana hasil pemeriksaan diri saya oleh BK DPRD Pessel,” katanya

Sementara itu Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Feri Herlambang, menyatakan rasa syukurnya karena unjuk rasa berlangsung tertib dan aman.

‘Sebagai orang baru di Pesisir Selatan, saya berikan apresiasi kepada warga yang ikut unjuk rasa tadi karena mampu menciptakan unjuk rasa yang aman serta  penuh rasa kekeluargaan,” tuturnya. (YY)

By Pilar