Pilarbangsanews.com,-
Saat itu warga Pasar Lama Kenagarian IV Koto Pulau Punjung tengah menjalankan Sholat Magrib berjamaah di mesjid.

Disaat itu pula si Jago merah bergejolak disalah rumah petak atau kios toko yang telah dijadikan tempat tinggal oleh pemiliknya, sejak pasar baru mulai beroperasi. 

Entah apa yang menjadi penyebabnya, tiba tiba saja sijago merah sudah membesar dan mengamuk menghanguskan puluhan rumah warga pasar lama yang dicita citakan akan dijadikan kampung warna warni oleh Lasmita Camat Pulau Punjung. 

Suasana menjadi gempar, pasar lama bak lautan api yang bergejolak melulu lantakkan puluhan rumah tanpa menyisahkan apa yang ada. 

Jerit tangis kepedihan dan teriakan kekalutan serta upaya warga yang berlarian berupaya melawan si jago merah yang terus mengganas tanpa belas kasihan menghanguskan apa yang ada. 

Empat (4)unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Dharmasraya, Satu (1) unit damkar Kabupaten Sijunjung ditambah dua (2) unit mobil tanki air dinas PU Dharmasraya berijabaku menggempur sijago merah. 

5 jam lamanya pemadam kebakaran dan warga bahu membahu menghadapi sijago merah disaksikan ribuan pasang mata akhirnya sijago merah dapat ditaklukan. 

Ada yang cukup membanggakan hati disaat kejadian api melululantakan rumah warga, petinggi negri ini langsung terjun ke lokasi memimpin perjuangan menaklukan api. 

Bupati Sutan Riska, Wakil Bupati Amrizal Dt. Rajo medan, Ampera labuan basa Wakil Ketua DPRD Dharmasraya, Furqon anggota DPRD dari partai PAN dan lainnya hadir  disaat warganya ditimpa musibah, Camat jauh di Jakarta, memang dia harus meninggalkan kecamatan yang dipimpinnya, dia harus ke Jakarta  mengikuti acara pertunangan anaknya.
Walupun jauh dari wilayah kecamatan yang dinahkodainya, Lasmita mengontak saya menyampaikan kabar duka warganya dan meminta bantuan untuk selalu mengimformasikan keadaan warganya.

” Miris hati saya mendapat kabar ini, semoga warga saya sabar dan tabah menerima ujian dariNYA, Syukurlah tak ada korban jiwa ” ungkap  Lasmita dengan suara lirih lewat pesawat seluler yang  miliknya, jauh dari diseberang sana. 


Malang memang  sakijok mato, mujua sapanjang hari
( Musibah sekejap mata, Untung sepanjang hari ) begitulah yang kuasa berkehendak pada ciptaannya, saat dimana warga pasar lama diujinya dengan musibah, semoga diberi ketabahan dalam menghadapinya. 

Saat di media ini mencari fakta kerugian atas musibah yang menimpa warga pasar lama, Yunisman Kabid Damkar yang berada di tempat kejadian bersama anggotanya berkata,” 8 rumah permanen, 12 rumah petak hangus oleh sijago merah, kerugian ditaksir Rp 1,3 Milyar, Alhamdulilah tak ada korban jiwa” ujarnya saat proses pendingin di TKP. 

Pasca usainya kebakaran tatkala larut malam tiba, kurang lebih 20KK untuk sementara tidur dimesjid pasar lama. Sementara dinas terkait BPBD dan Dinas Sosial ambil langkah tugasnya. 
Tabahkan hati, sabar dalam musibah dan percayalah Allah tak kan mencoba umatnya, diluar batas kemampuan umatnya. ( Rjl )

By Pilar