karya : Defriandi Pitopang

.

tujuh puluh dua tahun merdeka

dari sabang sampai merauke

kita telah menghirup kebebasan dari penjajahan
dan penjajahan telah berlalu dari bangsaku

tapi apakah kita telah merdeka ? 
tidak saudaraku

tidak kawanku

tidak rakyatku
tujuh puluh dua tahun merdeka

tapi kita masih terpasung
dalam nikmat kehidupan

dalam nikmat berbangsa
lihatlah di tanah yang subur

lihatlah di tanah pertiwi ini

rakyat masih sakit dalam kenikmatan

rakyat masih tetap terpasung
duka demi duka

penderitaan demi penderitaan

masih saja terlihat rapi di negeri ini

dalam arena yang menyedihkan
kemerdekaan hanya bagi mereka yang berkantong tebal

kemerdekaan hanya bagi mereka yang duduk di singgasana empuk
inilah tragedi bangsaku

kemerdekaan tetap terpasung

pada rakyat jelata

pada rakyat papa

pada rakyat miskin yang tak punya
kerap kalai air mata ini jatuh

saat kemerdekaan diagung-agungkan

merintih bersama rintihan ibu pertiwi
Gurun, 07082017

By Pilar