Pilarbangsanews.com.Bukittinggi,- Rumah Bersalin  Bidan Asmawarti yang berlokasi di Tembok Kota Bukittinggi, Sumbar,  hari Senin (11/9) dihebohkan dengan penemuan bayi tanpa identitas. Tadi pagi Jum’at (15/9) terima sepucuk kertas bertuliskan mohon bayi itu tidak diberikan kepada orang lain.


Diperkirakan kertas yang bertuliskan kalimat; “Anak saya jangan dikasih sama orang lain buk mohon salam buk,” itu berasal dari orang tua dari si bayi. 

“Surat itu ditemukan oleh salah seorang anak dari Bidan Asmawarti, saat dia membuka pintu masuk rumahnya,” kata Siti Rahma Yanti melalui pesan WhatsApp kepada Pilarbangasanews.com.

Seperti diberitakan media ini, Siti Rahma Yanti yang akrab disapa dengan Meme itu adalah seorang ibu beranak 3 yang siap untuk mengadopsinya sibayi. 

Baca berita ini:

Siti Rahma Yanti Ingin Adopsi Bayi Ditinggal Ibunya di Bukittinggi Itu.

Tadi sore Meme kembali datang ke rumah bersalin Bidan Asmawarti sekedar melihat dan mencium bayi yang akan diadopsinya. 

“Tadi saya diberi tahu oleh ibu Bidan, ada sepucuk surat ditemukan oleh anak ibu bidan,” tulis Meme pada pesan WhatsAppnya.

Meski Meme beringinan mengadopsi bayi itu, namun Meme tetap berharap agar orang tua sibayi menjemput anaknya untuk dirawat sendiri.

Jika  siibu merasa berat karena lain hal, Meme berharap  bayi itu diserahkan kepadanya untuk dirawat sementara, kapan saja boleh dijemput. “Soalnya Meme selain juga menyayangi bayi itu, ingin pula membantu siibu bidan agar jangan direpotkan merawat bayi itu.

Sementara itu,  Pilarbangsanews.com mencoba menghubungi Bidan Asmawarti lewat aplikasi WhatsApp ba’ada Magrib tadi. Namun masih ditunggu balasannya.(YY)

By Pilar