Pilarbangsanews.com.Lubuk Basung Agam – Acara tabligh akbar dalam rangka memperingati tahun baru 1439 Hijriyah di masjid Nurul Falah Lubuk Basung kabupaten Agam pada pagi Rabu (27/09) tidak ramai dihadiri jema’ah alias berlangsung lengang.
Staf ahli bupati Agam bidang kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Mulyadi, SH, berharap pengurus MUI Agam mengevaluasi lagi kinerja panitia acara, sehingga kondisi itu pada masa yang akan datang tidak seperti tahun ini.

Peringatan tahun baru Hijriyah kali ini bertema “peduli Rohingya” yang terdiri dari rangkaian acara; Taushiyah yang disampaikan oleh Buya H. Baharuddin Jamil, S.IP dari Padang. Kemudian dilanjutkan dengan penggalangan dana kemanusiaan untuk Muslim Rohingya Mianmar, do’a khusus untuk korban genocida Mianmar, shalat Zuhur berjamaah dan ditutup dengan shalat ghaib untuk korban etnis Rohingya yang telah meninggal dunia.



Mewakili ketua MUI kabupaten Agam Drs. Alwisral Imam Zaidallah, M.Pd menyampaikan “ucapan maaf atas segala kekurangan dalam mempersiapkan acara ini dan mohon doa juga dari jamaah semua untuk kesembuhan ketua MUI kab. Agam Buya Dr. H. Fauzi Damrah yang sekarang sedang terbaring sakit. Imam Zaidallah juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada bupati Agam yang telah memberikan fasilitas untuk terselenggaranya acara ini. 

Staf ahli bupati Agam bidang kemasyarakatan dan Sumber daya manusia Mulyadi, SH dalam sambutannya menyampaikan permintaan maafnya atas nama pemerintah daerah atas kekurang siapannya dalam mengangkat acara ini “Namanya tabligh Akbar tetapi kehadirannya hanya sedikit, tidak sesuai dengan isinya bukan. Yang namanya tabligh Akbar tentu ada konten yang berbeda dari hari biasanya yang akan disampaikan kepada masyarakat. Serta kehadiran jamaah tentu harus lebih banyak. Ini akan kami evaluasi lagi, kalau kurang sukses acara itu artinya persiapan kami juga kurang” katanya

Menanggapi pernyataan Mulyadi, SH itu Buya H. Baharuddin Jamil, S.IP diatas podium mengatakan “kalau bagi saya sekarang masih untung ada jamaah yang hadir mendengarkan ceramah ini, susahnya kalau tidak ada lagi orang yang mau datang mendengarkan, bisa pahit rasa teh telur” kata Buya lucu. 

Rohim dan Firdaus petugas masjid Nurul Falah kantor bupati Agam di Lubuk Basung kepada awak media mengaku heran.

Acara peringatan tahun baru 1439 H ini berlangsung khidmat dimulai pukul 10.30 Wib. Sampai jam 13.00 Wib. Alhamdulillah terkumpul bantuan kemanusiaan untuk muslim Rohingya sejumlah Rp. 3.106.000. Untuk selanjutnya dana ini akan disalurkan melalui Hilal Merah Indonesia (HILMI).

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustazd. Imam Zaidallah. Setelah shalat Zuhur dilanjutkan dengan shalat ghaib untuk korban-korban yang meninggal di Mianmar.  | F. Malin Parmato.(Fy)

By Pilar