PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,– Adhil Purba alias Amir (50th) meninggal dunia akibat tertimbun tanah runtuh di Bukit Ransam tidak jauh dari Stasiun Telah RCTI, Kanagarian Painan, Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar. 

Korban warga Carocok Painan,   bekerja sebagai pengawas pada proyek pelabaran jalan Padang-Pessel yang kini dikerjakan  oleh Kontraktor PT Yasa Conbloc. Sebelum kejadian korban sedang mengawasi alat  berat escavator  bekerja mengikis tebing bukit untuk memperlebar badan Jalan Padang-Pesisir Selatan itu.

Korban berada tidak berapa jauh dari lokasi alat berat itu sedang beroperasi. Tanpa diduga tiba tiba tanah tebing bukit itu runtuh. Korban tertimbun.

Melihat  korban tertibun rekan rekan kerja segera membantu. Tapi karena gundukan bahan meterial tanahnya terlalu banyak volumenya sehingga menyulitkan rekan rekannya mengeluarkan korban. Diperkirakan korban baru berhasil dikeluarkan dari gundukan tanah setelah 30 menit sejak kejadian korban tertimbun runtuhan.

Saat korban diangkat dan dikeluarkan dari gundukan tanah, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Namun oleh rekan rekannya korban segera dilarikan ke RSUD Dr Mohd Zein Painan.

Shiva salah seorang  ponakan korban menuturkan kepada wartawan “Haluan”, membenarkan pamannya meninggal akibat tertimbun tanah runtuhan di Bukit Ransam itu.

“Kejadian ini merupakan kecelakaan kerja dan musibah yang sudah menjadi takdirnya Paman saya. Kami menerima dengan sabar atas musibah ini dan tidak akan memperpanjang masalahnya karena musibah ini murni kecelakaan,” kata Shiva.

Manejemen PT Yasa Conbloc, telah mendatangi rumah duka dan bersedia bertanggung jawab atas kejadian itu sesuai dengan aturan yang berlaku bagi setiap perusahaan.

Kasus tertimbunnya Adhi Purba kini sudah ditangani oleh pihak berwajib untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan dalam kajadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia atau memang murni kecelakaan dalam bekerja (Okis/YY)

By Pilar