PILARBANGSANEWS. COM.BUKITTINGGI,Pagelaran Seni Budaya Multi Enis yang digelar Pemerintah Kota Bukittingg melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga yang digelar sejak tanggal 13 Oktober 2017 bertempat di pedestrian Taman Jam Gadang Minggu malam (15/10) diakhiri dengan penampilan etnis Batak dibawah naungan Ikatan Punguan Marga Batak (IPMB) Kota Bukittinggi.

Berbagai penampilan seni tari dan lagu – lagu Batak yang dibawakan IPMB mampu memukau  penonton yang hadir menyaksikan malam itu disamping  diramaikan oleh warga Batak yang ada di Kota Bukittinggi juga masyarakat Kota Bukittinggi serta pengunjung kota.

Ketua Umum IPMB Boston Lubis mengatakan, merasa bangga berada di Kota Bukittinggi dan merasa di hargai keberadaan warga Batak Bukittinggi dan berharap kedepan akan dapat memberikan sumbangsih yang berarti untuk kemajuan kota Bukittinggi.

“kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi yang telah memberikan kesempatan untuk menampilkan kesenian Batak dan kami merasa dihargai. Kami merasa belum banyak yang dapat diberikan IPMB untuk masyarakat Kota Bukittinggi dan mudah – mudahan kedepan kami warga Batak yang ada di Kota Bukittinggi dapat memberikan yang terbaik untuk warga kota Bukittinggi, kami warga Batak turut mensukseskan Hari Jadi Kota Bukittinggi”, ujar Ketua umum Boston Lubis yang didampingi ketua Harian IPMB Jamek Simbolon dan Bendahara Banjar Panjaitan.

Disamping itu Boston juga berharap kegiatan ini senantiasa diadakan setiap tahunnya dan etnis yang dihadirkan juga diperbanyak yang nantinya dapat dijadikan ajang silahturrahmi antar etnis yang ada di Bukittinggi, katanya.

Menurut Boston, warag Batak yang ada di Bukittinggi saat ini berjumlah lebih kurang 700 KK yang bergerak di bidang wiraswasta, pegwai negeri , TNI dan Polri. 

Sebagai rasa suka citanya, IPMB memberikan kain Ulos kepada Pemerintah Kota Bukittinggi yang diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Disamping penampilan Tor – tor yang mampu mengajak penonton untuk bergoyang malam itu, juga ditampilkan lagu – lagu Batak dan Minang yang mampu memukau penonton dengan cara bernyanyi yang khas Batak sehingga malam penutupan pagelaran  budaya multi etnis yang berlangsung selama tiga hari tersebut  membawa kesan yang mendalam. (Ylm)
 

By Pilar