PILARBANGSANEWS. COM. JAKARTA,- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol  Idham Azis mengatakan, pihaknya mengamankan sembilan orang mahasiswa terkait aksi demo di depan Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Jenderal bintang dua itu menuturkan, awalnya aparat kepolisian tak ingin melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa tersebut. Namun, karena sudah melebihi batas waktu akhirnya polisi mengambil langkah tegas untuk membubarkannya.

“Sembilan orang kita amankan. Kita kirim ke Polda. Kita kenakan Pasal 406 dan 170, sementara melakukan pengrusakan terhadap inventaris anggta Polri maupun fasilitas umum,” ujar Kapolda di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017).

Irjen Pol  Idham menerangkan, dari sembilan orang yang ditangkap ada yang mengalami luka-luka. Namun, sayangnya ia tak bisa menjelaskan ihwal jumlah orang yang alami luka-luka tersebut.

“Semua udah di Polda. Sekarang udah dibawa ke klinik Polda. Luka ada yang lecet di tangan,” imbuh Irjen Pol  Idham.

Lebih lanjut, Irjen Pol  Idham menjelaskan, anggota polisi pun juga menjadi korban dari aksi tersebut. Kata Irjen Pol  Idham, ada sekira tiga orang anak buahnya yang harus mendapatkan pengobatan akibat lemparan batu dari bentrokan dengan mahasiswa tersebut.

“Anggota kami terluka tiga orang,” pungkas Irjen Pol  Idham.(DA)

By Pilar