Foto bersama  JICA dan Kanwil Kanto dan PPNS KI KEMENKUMHAM RI

PILARBANGSANEWS. COM. TOKYO,-

Aktifitas trainee For PPNS KI KEMENKUMHAM RI ke Jepang hari ke-4,  kamis (26/10) dimulai pada pukul 08.30. Kami dijemput oleh pihak JICA mengawali kegiatan trainee. Pagi kemaren kami berdasarkan skedul adalah melakukan  kunjungan lapangan ke Kantor Bea cukai di Tokyo (Tokyo Custom). 

Di Kantor Bea Cukai kami disambut ramah dan  hangat  oleh petinggi Kantor Bea Cukai Jepang. Kemudian kami dipersilahkan  masuk ruang meeting. Disini kami   mendengarkan paparan terkait  tugas dan fungsi dan wewenang aparat Bea dan Cukai Jepang. Dalam pertemuan  yang berlangsung selama 20 menit  itu mereka menyampaikan bahwa pihaknya banyak menemukan kasus barang ilegal yang terbaru.

Bea Cukai Jepang memiliki perangkat/alat pemeriksaan yang canggih dan itu sudah kami buktikan sendiri cara pemakaiannya..alatnya berupa mesin X-Ray digunakan untuk memeriksa apakah barang tersebut mengandung narkoba atau sejenisnya, kemudian adanya alat Sistem deteksi jejak atau TDS (Trace Detection System) digunakan untuk mendeteksi apakah barang tersebut mengandung kimia atau semacam bom, dan mereka juga mempunyai anjing pelacak untuk pendeteksi narkoba.
Baca catatan sebelum sebelumnya klik disini;

Catatan Perjalanan Desmawati SH MH; Orang Jepang Suka Jalan Buru Buru (bag; 6)


Tepat pada pukul  11.30-12.20 kami makan siang di mall SUMONO yang tidak jauh dari kantor Bea Cukai tersebut.

Pukul 12.20 kami langsung berangkat Kanwil METI(Ministry of Economy Trade and Industry) di block Kanto untuk melakukan pelayanan langsung di bidang HKI di daerah..mereka menyampaikan bahwa akan ada rencana promosi strategi kekayaan intelektual wilayah kanto 2017 yang dilatarbelakangi oleh rencana promosi yang dirumuskan sebagai rencana promosi kekayaan intelektual daerah yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah Kanto berdasarkan kebijakan ekonomi dan kebijakan kekayaan intelektual pemerintah.yang belakangan ini dititik berat diberikan pada penguatan strategi kekayaan intelektual perusahaan menengah-kecil dengan berkolaborasi dengan instansi pendukung perusahaan menengah-kecil..

Kemudian pukul 15.00 kami langsung ke bagian Loket One Stop Servis HKI Propinsi Saitama. Disana mereka menyampaikan pusat dukungan kekayaan intelektual terpadu Saitama yaitu tempat konsultasi di satu atap untuk penciptaan, perlindungan, pemanfaatan kekayaan intelektual di perusahaan kecil dan menengah yang ada didalam prefektur. Pakar kekayaan intelektual akan membantu sepenuhnya.
Bersambung….

By Pilar