PILARBANGSANEWS. COM. SOLOK,– Sebuah terobosan baru dilakukan oleh MTsN 3 Kabupaten Solok. Untuk mempersiapkan generasi yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan, madrasah yang berlokasi di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok itu, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan. Kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa selama 3 hari di MTsN 3 Solok Alahan Panjang, Kamis (2/11) hingga Sabtu (4/11). Acara dibuka oleh Kepala MTsN 3 Solok Maidison,  diwakili oleh Waka Kesiswaan Irwan Kusuma Sumantri, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Risfanelti dan Kaur Tata Usaha Elwandi Nur.

Dalam arahannya saat pembukaan, Irwan menyampaikan bahwa latihan dasar kepemimpinan,  untuk menyiapkan generasi muda khususnya siswa MTsN 3 Solok memiliki jiwa kepemimpinan tertutama yang dipercaya menjadi pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). 

Irwan berharap melalui latihan ini para peserta dapat menggali ilmu dari para instruktur tentang kepemimpinan seperti manajemen emosi, leadership, pengendalian diri dan komunikasi.

“Pengalaman organisasi kecil di tingkat sekolah dan madrasah, akan membuat calon para pemimpin ditempa cara berpikir, bersikap dan bertindak hingga menjadi pemimpin besar. Yakni pemimpin yang memiliki kematangan emosi, leadership, pengendalian diri dan komunikasi yang efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Waka Bidang Humas MTsN 3 Kabupaten Solok Risfa Nelti, menyatakan Instruktur acara ini adalah para Wakil Kepala dan Guru Senior, yang memiliki pengalaman di berbagai organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Senat Universitas dan Organisasi Kemasyarakatan.

“Pengalaman mereka itulah yang ditularkan kepada para siswa. Sehingga, selain untuk mewadahi kegiatan OSIM, kegiatan ini bisa jadi ajang melatih diri dalam berorganisasi dan kepemimpinan. Selain materi tentang organisasi dan kepemimpinan, peserta juga dibekali dengan materi kepemimpinan dalam Islam sehingga mereka juga memiliki jiwa dan mental Amirul Mukminin atau pemimpin berlandaskan Islam,” ujarnya.

Risfanelti yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Badko HMI Wati (Kohati) Sumbar ini, juga menyatakan dari kegiatan ini akan lahir pemimpin-pemimpin yang siap menjadi agen pembaharu dan agen perubahan. Menurutnya, sejarah telah membuktikan, banyak pemimpin pemimpin besar lahir dari proses pengkaderan seperti ini.

“Sumbar terkenal sebagai tempat lahirnya para pemimpin yang berkarakter sesuai dengan agama, serta tuntunan yang ada dalam adat istiadat Minangkabau. Mari kita kembali Mambangkik Batang Tarandam,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Solok, Alizar Chan, menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurut Alizar, kegiatan seperti ini akan mampu melahirkan generasi yang siap menjadi pemimpin masa depan. Minimal memimpin diri dan keluarga. Menurutnya, dengan kekuatan dan wewenang yang dimiliki pemimpin, hendaknya mampu meneladani bagaimana seorang Rasulullah menjadi pemimpin abadi sepanjang masa. Yakni  pemimpin yang menjadikan Islam sebagai pedoman untuk semua tingkah pola kepemimpinannya.

“Kegiatan seperti ini akan sangat bermanfaat di masa mendatang. Sehingga, para alumni madrasah akan memiliki nilai di masyarakat. Sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya memiliki kecakapan intelektual, namun juga jiwa kepemimpinan. Sehingga mampu mewujudkan motto Kemenag, Madrasah Lebih Baik lebih Baik Madrasah,” ujarnya.

Selain latihan dasar kepemimpinan, materi juga dilengkapi dengan pembentukan karakter peserta. Di antaranya materi Achievement Motivation Training, Character Building dan Teknik Persidangan. Ketiga materi ini ditujukan untuk membekali anak kecakapan dalam berorganisasi dengan persiapan mental dan karakter yang matang. Sehingga diharapkan siap menjalankan pergerakan organisasi dalam situasi dan kondisi apapun. Serta mampu menjalin kerjasama dan cakap dalam memimpin sehingga terbentuk organisasi yang berkualitas. (rzl).

By Pilar