PILARBANGSANEWS.COM, SOLOK.– Apresiasi tinggi dari Polres Solok Kota, Polda Sumbar dan Polri, memancing tampilnya para polisi baik di Polres Solok Kota. Apalagi sejak Kapolresnya dijabat Oleh AKBP Dony Setiawan, perwira menengah dari  Direktorat Narkoba Bareskrim Polri ini ditugaskan memimpim polisi di kota Nagari bareh Solok. Ini bagian dari reformasi di tubuh Polri, semakin banyak personel kepolisian yang “berbakti” ke masyarakat dalam mewujudkankan Tribrata Kepolisian. Sebagai pelindung, pengaman dan penegak hukum, polisi kini menjadi bagian dan “teman” masyarakat.

Baru-baru ini, personel Polsek Solok Kota, Bripka Edwardo yang membangun kembali rumah Adrano (32) yang terbakar pada Jumat 3 November lalu, di Parak Anau, Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok.

Tindakan Bripka Edwardo ini kemudian mendapatkan apresiasi dari Wakil Walikota Solok, Reinier Dt Intan Batuah. Apresiasi itu ditunjukkan Reinier saat mengunjungi rumah baru keluarga Adrano yang telah dibangun kembali oleh Bripka Edwardo, Selasa 7 November 2017 di Parak Anau Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok. Reinier menuturkan jiwa sosial yang tinggi, rasa senasib dan sepenanggungan, serta jiwa yang  dapat merasakan derita orang lain, merupakan bagian dari kepedulian polisi ke masyarakat. Hal ini menurutnya patut diapresiasi.

“Inilah yang sebenarnya diharapkan masyarakat dari seorang polisi. Yakni menjadi bagian dari mereka. Bukan sebagai orang yang ditakuti. Kita juga mengapresiasi para pimpinan Bripka Edwardo, seperti Kapolres, Kapolda hingga Kapolri. Yang telah mampu merubah paradigma masyarakat tentang polisi. Sehingga mampu melahirkan polisi-polisi baik yang berbakti ke masyarakat,” ujar Reinier.

Meningkatnya rasa empati jajaran Polres Solok Kota dalam membantu meringankan beban masyarakat  belakangan ini, merupakan sebuah perubahan yang sangat signifikan. Hal ini jelas secara langsung merubah image masyarakat terhadap institusi Tribrata. Bahwa kepolisian bukanlah institusi untuk ditakuti, tetapi sebuah institusi yang benar-benar mampu dalam mengayomi, membantu, serta melindungi masyarakat.

“Terwujudnya sifat sosial yang tinggi  pada anggota Polres Solok Kota itu,  tidak terlepas dari binaan dan arahan serta contoh atau teladan yang diberikan oleh pemimpin Polisi tersebut. Motivasi dan penekanan prinsip untuk berbuat ke arah yang positif membuat jajaran Polres Solok Kota bersikap melebihi tuntutan tugas yang harus dijalaninya. Hal itu juga menjadi sebuah bukti bahwa jajaran Polres Solok Kota benar-benar telah memahami salah satu dari program prioritas Kapolri yakni Profesional, Modern, dan terpercaya (PROMOTER),” ungkap Reinier.

Sementara itu, Adrano mengakui, sebelumnya dia tidak bisa memperkirakan harus berapa lama tinggal bersama istri dan anaknya yang masih bayi itu didalam tenda yang dipinjamkan warga tersebut. Sebab katanya, hasil dari usahanya sebagai pedagang buah keliling, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Namun dikatakannya, dalam menjalankan ujian yang sangat berat itu, Tuhan pun lansung memberikan berkah kepadanya, karena hanya dalam waktu satu hari setelah kejadian, diapun langsung menerima bantuan berupa bahan bangunan yang diantarkan dengan sebuah mobil truk oleh seseorang. Saat itu, dia tidak mengetahui siapakah yang telah membelikan bahan bangunan tersebut.

“Sebelumnya saya tidak tahu siapa yang telah mengirimkan bahan bangunan tersebut. Pengemudi mobil truk itu, hanya mengatakan kalau dia hanya disuruh mengantar barang itu oleh seseorang,” ungkap pedagang buah keliling tersebut.

Dari informasi yang dirangkum oleh Metrans, kebakaran pada Jumat  3 November 2017 itu, terjadi sekira pukul 14.15 WIB. Saat kejadian, rumah tersebut hanya ditunggui oleh istri Adrano, Meliyanti Yusmina (26) dan anaknya yang baru berumur 17 bulan. Walaupun sempat ditolong warga setempat dan dua unit mobil kebakaran, namun si jago merah menghabiskan seluruh sisi ruang rumah tersebut. Akibatnya, keluarga yang mengantongi KK miskin itu terpaksa tinggal di dalam sebuah tenda tanpa jendela yang dipinjamkan oleh warga setempat.

Pelaksanaan pembangunan rumah keluarga Adrano yang dibiayai oleh Bripka Edwardo, dikerjakan secara gotong royong oleh Bhabin Kamtibmas Polres Solok Kota. Bripka Edwardo yang bertugas sebagai Bhabin Kamtibmas di kelurahan Tanah Garam kota Solok itu,  tidak mau memberi keterangan tentang bantuan yang telah diberikannya tersebut.

“Saya membantu dengan ihklas, karena kasihan melihat korban itu. Sebaiknya tidak dipublikasikan karena saya takut hal ini menjadi sebuah perbuatan ria,” ungkap Bripka Edwardo saat dikonfirmasi Metrans. (rzl)

By Pilar