PILARBANGSANEWS. COM. SOLOK KOTA.,– Tercatat 1204 pelanggaran lalu lintas selama operasi Zebra Singgalang 2017 di wilayah hukum Polres Solok Kota dengan berbagai bentuk pelanggaran. Sebanyak 1017 diberikan tindakan tilang dan 187 diberikan tindakan dalam bentuk teguran.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan memberikan keterangan kepada pilarbamgsanews.com, dia delegasikan kepada  Kasat Lantas Polres Solok Kota Iptu . Rifaizal Samual.S.IK,  mengatakan,  dibanding tahun lalu 2016 pelanggaran yang   yang terjadi tahun ini jauh mengalami peningkatan  mencapai   133 %.

“Terdapat korelasi antara kegiatan operasi zebra yang presentase 10% preemtive (pelarangan/tidak membrikan. Izin),  10 preventif (melalukan tindakan pencegahan) dan 80% melakukan penindakan dengan menurunnya angka kecelakaan lalu lintas. ujanya .

Ternyata Di operasi zebra tahun 2017 ini Kasat lantas Polres Solok Kota mempunyai cara yang  unik selain penindakan terhadap pelanggar juga menurunkan polwan – polwanya  untuk melaksanakan sosialisasi berralu lintas ke sekolah – sekolah. Juga tanpil swbagai  inspektur upacara pada hari senin Pagi disekolah swkolah, disamping meningkatkan patroli di wilayah Kota Solok. 

“Dengan kegiatan itu  bisa dikatakan ada korelasi dengan menurunnya angka kecelakaan, dan hasil ini merupakan fakta di lapangan,” tambahya.

Masih menurut Semual,  dengan adanya peningkatan jumlah tilang sebanyak 200% dibanding tahun sebelumnya telah menjawab bahwa masyarakat Solok Kota kurang tertib dalam berkendaran semoga dengan banyaknya jumlah tilang ini memberikan pelajaran kepada masyarakat, bahwa kami Polres Solok tetap berkomitmen untuk menjadikan kota Solok menjadi kota yang tertib berlalu lintas.

“Alhamdulillah selama operasi zebra ini tidak ada kecelakaan di Kota Solok, Kami berharap masyarakat menyadari  bahwa semakin kita melengkapi diri dengan perlengkapan berkendara  administrasi SIM dan  Helmut  bagi kendaraan roda dua maka dapat  mengurangi resiko terhadap kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” ungkapnya.( Syam)

By Pilar