Palirbangsanews.com.Bukittinggi,– Polres Bukittinggi belum  berani menyampaikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran yang telah menghanguskan ribuan lapak/kios di Pasar Grosir Pasa Aua Bukittinggi, Jam’at dinihari (17/11).

“Kalau ada beredar kabar yang menyebutkan pada awal kebakaran terjadi, ada saksi yang melihat terdapat 3 titik api,  keterangan saksi itu belum kami dalami dan tentunya akurasi informasi belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana SIK MH menjawab Pilarbangasanews.com melalui pesan WhatsAppnya sebentar ini.

Pagi  tadi sekitar 2 jam setelah Pasa Aua itu diketahui terbakar dan   saat upaya pemadaman api sedang berlangsung oleh regu pemadam kebakaran,  beredar kabar dijejering sosial WhatsApp, Facebook, bahwa kebakaran yang telah melanda Pasa Aua Bukittinggi, SUMBAR  diawali dengan adanya 3 titik api.

Kabar itu sepertinya laporan kejadian dari Kasat Intel Polres Bukittinggi. Karena diakhir laporan tertulis dalam kurang Kasat IK Polres Bukittinggi.

Bahkan salah satu media Online  menjadikan laporan kasat Intel itu  sebagai berita full informasi dengan cara mengcopy paste laporan tersebut.

Ketika hal ini ditanyakan  kepada kapolres, dia belum mengetahui dan tidak menerima laporan seperti itu. “Belum tau pak nanti saya coba tanyakan,” jawabnya.

Menurut Kapolres masyarakat jangan terlalu cepat mempercayai sebuah pesan yang ada  grup grup  WhatsApp, bisa jadi pesan berantai itu seolah olah benar datangnya dari pejabat resmi tetapi sesungguh bukan.

Terlepas dari benar tidaknya kabar yang beredar itu,  malam ini  pihaknya akan melakukan  pendalaman dengan meminta keterangan para   saksi. “Malam ini rencana pendalaman para saksi besok kita rekonstruksi lapangan,” tuturnya.(YY)

By Pilar