PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,- AFRIZAL Panungkek Rajo Indo, aktifis yang pernah berurusan dengan pihak berwajib dan sempat mangicok  (mencoba) bagaimana tidur dibalik jeruji  besi berpesan sebaiknya jangan ada yang mau diajak ikut demo kalau terpaksa juga harus ikut silahkanlah, tapi jangan sampai brutal.


“Sekali lagi wakden (saya) ingatkan sebaiknya jangan ikut. Kita harus cerdas jangan lantaran ingin membatu orang kita akhirnya yang menderita,” katanya saat berbincang bincang dengan Pilarbangsanews.com terkait adanya isu akan digelar demo besar besaran di Kota Painan.
Saya sudah pengalaman benar, dengan demo demo memberikan dukungan ini, tapi akhirnya apa yang didapat. 
Hadiahnya jeruji besi saya terima, beberapa bulan ditahan di lembaga pemasyarakatan. 
Ketika kita sudah berurusan dengan pihak berwajib, teman satu satu mulai menghilang. Hanya istri dan keluarga dekat saja yang setia menjenguk kita di tahanan. Termasuk YY (Yuharzi Yunus) yang mengunjungi saya dan selalu rajin  hadir saat saya disidang. Ingat ndak itu YY, katanya.

Dan yang lebih parah lagi, kata Panungkek lebih labjut, orang yang kita dukung tadi tak pernah menampakkan Batang hidungnya saat saya didalam penjara.

Dengan pengalaman yang masih berbekas dan tak akan pernah saya lupakan itu, saya ingin mengingatkan adik adik, pikir pikirlah dulu sebelum pergi ikut serta dalam sebuah aksi demo.

“Yakinlah tak ada untungnya malah seso (rugi) yang akan didapat kalau kita ikut demo dengan cara brutal,” katanya.

Afrizal Panungkek Rajo Indo memang orang yang paling konsiten kalau dia memberikan dukungan kepada seseorang. 
Tokoh masyarakat Pesisir Selatan ini pernah disidang akibat didakwa jaksa sebagai dalang pelaku provokator aksi demo besar yang pernah terjadi saat Nasrul Abit pertama kali mememang Pilkada di Pessel.

Waktu itu Nasrul berpasangan dengan Syafrizal Ucok. Afrizal Panungkek didakwa sebagai provokator. Dia ditangkap polisi. Oleh polisi dia disidik dan kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteruskan ke Pengadilan.

Setelah majelis hakim memeriksa perkaranya Afrizal akhirnya divonis bebas, hakim tak cukup bukti untuk memenjarakan Panungkek.. Dia bebas murni tanpa syarat.



Urung Demo Massa 1500 orang Di Painan



Sementara itu berita tentang adanya aksi demo yang akan dilaksanakan  Rabu besok diisukan pula batal dilaksanakan. Belum diketahui apa alasannya demo itu batal.
Berita terkait adanya isu demo dengan massa 1500 orang itu ditanggapi sebagai isu yang menggelitik dan mendebarkan, diperkirakan tak mungkin bisa terlaksana karena warga Pesisir Selatan sudah tahu untung ruginya ikut ikutan demo. 

Terkait rencana demo dengan 1500 massa klik disini beritanya;

Besok 1500 Massa Gelar Demo Di Painan ??


Kapolres yang tadinya dimintai untuk menjawab sederetan pertanyaan Pilarbangsanews.com,  kembali menjawab dengan jawaban pesan yang singkat saja lewat WhatsAppnya :  “Untuk sementra info terakhir demo dibatalkan,” kata Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Feri Herlambang sebentar ini. (YY)

By Pilar