PILARBANGSANEWS. COM. BUKITTINGGI,– Untuk menambah keilmuan dan wawasan personil dan dikaitkan sering terjadi akhir akhir kebakaran hebat di Bukittinggi, sebanyak 55 orang personil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi mengikuti Diklat Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur (SDA) yang dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22 Nopember 2017.

Diklat ini dibuka oleh Walikota Bukittinggi yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebakaran Kota Bukittinggi Martius Bayu dalam bentuk apel gabungan yang juga dihadiri oleh Kepala BKPSDM Bukittinggi, Selasa (21/11). Dalam sambutannya Martius mengatakan bahwa ketika terjadi bencana kebakaran petugas selalu terlihat panik dan tidak jarang ketika berhadapan dilapangan tidak paham dengan tugas – tugas apa yang harus segera dilakukan.

“Diklat ini akan sangat berguna untuk meningkatkan kapasitas personil di lapangan, karena disamping masalah operasional maka pengetahuan dan sikap harus terus ditingkatkan. Masih banyak petugas yang tidak mau membaca buku, padahal buku – buku pengetahun tentang pemadam kebakaran cukup banyak tersedia begitupun dengan peralatan yang digunakan setiap tahunnya selalu ada perubahan dan berganti sesuai perkembangan zaman, untuk itu diharap kepada petugas agar selalu menambah ilmu pengetahuan”, ujarnya.

Martius juga mengatakan bahwa  musibah kebakaran dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan terjadi secara tidak terduga, oleh karena itu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran tersebut dibutuhkan personil yang handal dan professional, tambahnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan Dinas Damkar Bukittinggi Susilo mengatakan bahwa Diklat ini diselenggarakan nantinya di dua tempat, untuk pemberian materi berupa teori dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Kebakaran sedangkan materi praktek lapangan dilaksanakan di Area Perkemahan Rumah Puisi Taufik Ismail Aia Angek Cottage Kabupaten Tanah Datar.

Adapun materi yang akan didapat oleh peserta nantinya adalah tentang Peningkatan Kapasitas Aparatur Damkar, Phisicologi Aparatur Damkar, Kerjasama Regu, Pembinaan Jajaran, Kesamaptaan, Penangan Pertama Korban Musibah Kebakaran (PPKMR), Teknik Pembinaan Regu, dan Team Building.

Sedangkan sebagai pemateri atau nara sumber adalah dari Diklat Aparatur Kemendagri, Tim Latih KODIM 0304 Agam, Psikhologi Dinas Kesehatan, serta dari KESDAM (Rumkit Tk.IV Bukittinggi).

Kemudian Susilo juga mengatakan bahwa dengan Diklat ini diharapkan nantinya akan dihasilkan sumber daya aparatur pemadam kebakaran yang professional.

“pencegahan dan penanggulangan kebakaran bukan hanya tugas Pemerintah Daerah, tetapi juga merupakan tanggung jawab masyarakat pada umumnya, namun untuk mengikutsertakan masyarakat tentunya Dinas Damkar terlebih dahulu harus punya SDA yang handal, berwawasan serta professional dalam melaksanakan tugas – tugasnya baik secara perorangan maupun dalam menggalang masyarakat luas”, pungkasnya. (Ylm)

By Pilar