PILARBANGSANEWS. COM. GOWA ,– Merasa tak tahan dengan cercaan dan kadang dipukuli suami,   Syamsiah (21) seorang Ibu Rumah tangga (IRT) nekad ingin  bunuh diri dari Jembatan Kembar, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Selasa (21/11/2017) sore.

Untungnya, saat dia akan  melakukan aksi nekat itu, warga sekitar yang melihat langsung membujuk dan mengamankan. Oleh warga, Syamsiah lalu dibawa ke Mapolres Gowa untuk ditenangkan.

“Kami sudah amankan, ternyata Syamsiah ini sering dianiaya sama suaminya dan dikatai-katai yang tidak layak (kata kotor),” kata Aiptu Muh Amir, Kepala SPKT Polres Gowa. 

Setelah mengatahui penyebabnya, pihak kepolisian langsug menghubungi suaminya untuk dimintai keterangan. Lalu membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya kepada istrinya. 

“Selanjutnya kami akan bawa ke pihak keluarganya,” ujar Muh Amir.

Sementara Syamsiah sendiri yang dimintai keterangan oleh Rakyatku.com di ruangan SPKT Polres Gowa mengaku kalau ia sudah tidak tahan lagi dengan perbuatan suaminya. 

“Seringka na pukuli, paling sering juga saya dikata-katai, saya tidak tahan lagi kasian, mudah-mudahan mau mi berubah,” ucap Syamsiah yang tinggal di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Gowa, bersama suaminya. 
Penulis : Samsul Bahri

Editor : Sulaiman Abdul Karim

By Pilar