PILARBANGSANEWS.COM. SOLOK,– Setelah melalui pemilihan yang berlangsung ketat, Nofrizal akhirnya terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok periode 2017-2021. Nofrizal berhasil mengungguli Sani Mariko, dengan mengumpulkan 24 suara dari 35 suara dengan 1 suara dinyatakan tidak sah. 


Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Solok dengan pemilihan Ketua KONI Kota Solok tersebut digelar di Aula SMPN 5 Kota Solok. Dua kandidat mengapung menjadi calon kuat, yakni Sani Mariko dari cabang Balap Sepeda (ISSI) dan Nofrizal dari cabang Tarung Derajat (Kodrat) akhirnya harus dipilih dengan mekanisme voting, setelah upaya aklamasi gagal dicapai.

Nofrizal usai dinyatakan sebagai Ketua KONI Kabupaten Solok terpilih, menyatakan dirinya akan merangkul seluruh pihak dan insan olahraga di Kota Solok. Menurutnya, perbedaan pendapat dan pilihan di Musorkot merupakan hal biasa. Namun Nofrizal menyatakan hal itu bukan bentuk perbedaan komitmen.

“Beda pilihan adalah hal biasa. Namun harap dicatat, hal itu bukan berbeda komitmen. Saya tegaskan, seluruh Pengcab dan insan olahraga di Kota Solok memiliki komitmen yang sama, yakni untuk memajukan olahraga di Kota Solok. Kami akan segera membentuk kepengurusan KONI 2017-2021 dengan merangkul seluruh pihak. Ibarat kata pepatah, ‘Biduak lalu, kiambang batawik’. Mari kita bersama-sama mempertahankan komitmen untuk memajukan olahraga di Kota Beras Serambi Madinah,” ujarnya.

Musorkot KONI Kota Solok dihadiri langsung oleh Ketua KONI Sumbar, Syaiful, SH, MH, Anggota DPD RI asal Sumbar Nofi Candra, Wakil Walikota Solok Reinier, Ketua KONI Kota Solok 2013-2017 Andri Marant, Wakil Ketua DPRD Kota Solok Irman Yefri Adang dan perwakilan Pengcab-Pengcab se-Kota Solok.

Dalam arahannya, Ketua KONI Sumbar, Syaiful, menyatakan KONI adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam pembinaan olahraga, khususnya olahraga prestasi. Syaiful menyatakan untuk memimpin KONI diperlukan orang-orang yang memiliki komitmen tinggi terhadap olahraga. Menurutnya, siapapun yang terpilih hendaknya merangkul seluruh pihak, tidak hanya Pengcab-Pengcab, tapi juga stake holder lainnya. 

“KONI harus dipimpin dan dikelola oleh orang-orang yang menghidupkan organisasi KONI, bukan yang mencari hidup di KONI. Pengurus harus mempersatukan para pelaku olahraga dengan komunikasi yang baik. Termasuk dengan pemerintah, DPRD dan stake holder lainnya. Mudah-mudahan Nofrizal sebagai Ketua terpilih, bisa mewujudkan hal itu,” harapnya.

Secara tersirat, Syaiful langsung “menantang” pengurus KONI Kota Solok terpilih untuk memberi warna di dunia olahraga Sumbar. Yakni dengan mengusulkan Kota Solok sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 dan Porprov Remaja perdana di tahun 2019. Di samping itu, Syaiful juga mengharapkan Kota Solok bisa menyelenggarakan Pekan Olahraga Kota (Porkot). Hal ini merujuk pada saudara muda Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan yang sudah delapan kali melaksanakan Porkab.

“KONI Kota Solok ke depan diharapkan memiliki pola komunikasi intensif. Sehingga, bisa menggelar berbagai kegiatan untuk memajukan olahraga di Kota Solok. Jalin komunikasi dengan pemerintah, DPRD dan stake holder lainnya. Demi kemajuan olahraga Sumbar dan Indonesia ke depannya,” pesannya. 

Sementara itu, Wakil Walikota Solok, Reinier menegaskan seluruh Pengcab di Kota Solok harus memberikan dukungan penuh terhadap Ketua KONI Terpilih. Karena menurutnya, tanpa dukungan cabang, mustahil KONI bisa berjalan baik. Reinier juga berharap, Ketua terpilih untuk langsung mengintensifkan komunikasi dengan seluruh pihak. 

“Selamat kepada Ketua KONI Kota Solok yang baru terpilih. Mari jadikan momentum ini untuk memajukan olahraga Kota Solok. Sesuai dengan visi dan misi Pemko Solok. Kami siap memberikan dukungan baik secara moral maupun materil. Kuncinya adalah komunikasi intensif,” tegasnya. (rijal islamy)

By Pilar