PILARBANGSANEWS.COM. KLATEN,-– Para  wisatawan yang memilih datang mengunjungi  destinasi objek wisata yang ada di Desa Tirta Sari Kecamatan Pulonharjo, Kabupaten Klaten Jawa Tengah ini, selain ada yang datang dan kembali pulang pada hari itu kedatangannya, juga  banyak yang nginap barang semalam dua malam. Untuk menyediakan tempat penginapan tamu yang datang, BUMdes (Badan Usaha Milik Desa) Tirta Mandiri, tidak menyediakannya.

“Untuk tempat penginapan ini, kami berikan motivasi kepada warga, membangun tempat penginapan berupa Home Stay. Dengan demikian warga mendapat manfaatnya dari adanya destinasi objek wisata di daerah mereka.

Dari usaha penginapan milik warga  dan dikelola sendiri oleh warga, selain dapat dijadikan  sumber ekonomi/ usaha baru, juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat. Mereka bisa bekerja sebagai pelayan di home stay sekaligus menyediakan menu makanan untuk para tamu yang menginap di home stay mereka yang meminta untuk disediakan konsumsi mereka selama tinggal dilokasi objek wisata ini.

 Mbak Nurul Humas BUMdes Tirta Mandiri, mengatakan, intinya BUMdes Tirta Mandiri tidak fokus bagaimana memikirkan pembangunan usaha sektor yang digeluti badan usaha desa saja, tetapi yang terpenting bagi Badan Usaha  desa Tirta Sari, bagaimana masyarakat juga ikut maju bersama badan usaha milik desa. “Sehingga BUMdes berkhaloborasi dengan warga dalam penyediaan tempat-tempat penginapan ini dan BUMdes belum tertarik  memperlebar usaha disektor home stay, ” tulis mbak Nurul.

Mbak Nurul, begitu nama Humas BUMdes Titra Mandiri Desa Tirta Sari Klaten ini saya panggil, dia juga menceritakan, dulunya sebelum Punggok Ciblon dan Umbul Punggok dikenal dan dikunjungi lebih 5000 pengunjung pada hari hari libur, adalah sebuah kolam besar  yang terdapat didesa Tirta Sari Kecamatan Puloharjo.

Baca tulisan sebelumnya, klik disini;

Di Klaten Ada Desa Punya BUMdes Dengan Omset Rp 12 Milyar. Baca Tuntas Disini..

Tidak banyak yang tahu  objek wisata ini. BUMdes mencoba memanfaatkan dana Desa menyulap lokasi ini dengan melengkapi berbagai fasilitas dan sarana pendukung sehingga bisa dijadikan objek wisata.

Warga disini terutama anak anak muda yang rata-rata aktif di jejaring sosial Facebook, WhatsApp dan Line mencoba memposting gambar gambar dengan berbagai moment sisi pemotretan ke akun masing masing.

Lewat cara inilah kami mempromosikan objek wisata umbul Ponggok dan Ponggok Ceblon hingga menjadi sebuah  destinasi pariwisata yang paling banyak mendapat kunjungan dari wisatawan lokal maupun manca nagara yang datang ke objek wisata yang dikelola BUMdes Tirta Mandiri Desa Tirta Sari.


“Waktu duku kami tidak punya uang untuk promosi dimedia pak. Tapi beruntung anak anak muda disini aktif memposting gambar gambar kedua objek wisata itu sehingga benar benar membuming di tanah Air, ” ungkap Mbak Nurul.

Kepada Desa Tirta Sari maupun Manajer BUMdes Tirta Mandiri, karena mereka  mampu menjadikan BUMdes ini  memiliki omset Rp12 Milyar, sering diundang ke Jakarta di Kementerian Pembangunan Desa dan menyampaikan papaparan mereka terkait pengalaman mereka dalam memajukan BUMdes seperti saat ini.

Pun sekarang Desa Tirta Sari dengan BUMdes sering dikunjungi oleh pejabat desa lainnya si Tanah Air,  dalam rangka studi banding sekaligus menimba pengalaman bagaimana kiat kepala desa dan  manajer memajukan perusahaan yang mereka kelola. (Yuharzi Yunus)
 

By Pilar