PILARBANGSANEWS. COM. TALUAK KASAI BATANG KAPEH,–

Masalah dapur umum sangat vital bagi penanganan korban bencana alam. Untuk itu, masalah dapur umum menjadi perhatian bagi relawan, termasuk relawan Tim PB di Kampung Teluk Kasai. Bahkan, puluhan relawan Tim PB kampung Teluk Kasai kemarin digembleng secara khusus bagaimana meminij dapur umum malai dari mendirikan dapur, mendatangkan bahan makanan sampai kepada cara mendistribusikannya.

Secara khusus Tagana Sumatera Barat memberikan materi pendidikan dan pelatihan (diklat) kepada relawan Tim PB di lapangan pantai Teluk Kasai (Batang Kapas). Kegiatan ini diselenggarakan oleh ASB (Arbeiter-Samariter-Bund) Indonesia and The Philippines dengan dukungan kementerian luar negeri Jerman. Materi  manajemen dapur umum diberikan oleh Jelly dan Yusri. Mereka adalah anggota Tagana Sumatera Barat berpengalaman dibidang logistik dan manajemen dapur umum.

“Dapur umum itu vital keberadaannya. Makanya harus diminij dengan baik,” kata Jelly. 
Dia menjelaskan, personel dapur umum harus mengetahui tugas pokok dan fungsinya (tupoksinya) dengan baik. Agar logistik yang dibutuhkan oleh para korban dan relawan terpenuhi dengan baik.

Jelly dan Yusri menjelaskan lebih detail tentang pengelolaan dapur umum. Yang meliputi pra masak/ persiapan, masak/proses produksi sampai pasca masak (packing dan distribusi).

Selain menerima materi logistik dan manajemen dapur umum, tim PB Teluk Kasai juga dilatih tentang pasang bongkar tenda pengunaian yang benar.

Kepala Kampung Teluk Kasai, Andra Usmanedi, Jum’at (1/12),mengungkapkan bahwa setelah mendapatkan materi dari Tagana Sumbar yang diselenggarakan oleh ASB itu, ia merasakan banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan, awalnya saya tidak yakin bisa pasang tenda jenis Pleton ini dengan waktu 20 menit, tapi setelah tau tekniknya kita bisa pasang tendanya dengan waktu yang lebih cepat, yakni hanya 10 menit.
Andra Usmanedi

By Pilar