PILARBANGSANEWS. COM. SURANTIAH, SUMBAR,–

Judi kembali menyasar beberapa daerah di Kabupaten Pesisir Selatan (Sumbar), di Kecamatan Sutera terdapat beberapa nagari yang menjadi sasaran empuk pemilik judi koin tersebut.

Ketika hal terkait judi ini diinformasikan kepada Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni Dt Bandobasou, dia geram, dan berjanji akan memintak aparat keamanan di daerahnya untuk  menindak dan menertibkan judi jakpot yang ada di daerah itu.

“Kalau judi ini dibiarkan, dapat merusak masyarakat terutama generasi muda Pessel. Saya tidak mau warga Pessel rusak akibat judi,” katanya.

Bupati meminta masyarakat melaporkan keberadaan jakpot diwilayah mereka kepada aparat pemerintah yang ada di Nagari masing-masing. Tokoh, alim ulama harus ikut memberantas perjudian dinagari masing masing.  

Terkait maraknya judi jackpot ini, salah seorang warga di Surantih,  Ipen (45) mengatakan, jakpot atau yang lebih dikenal dengan sebutan dindong di tempatnya sudah dua minggu bebas beroperasi.

Parahnya, mesin pemakan koin dari uang logam itu dititipkan tidak jauh dari sekolah. “Daerah Cimpu dekan sekali dengan SMUN 1 Sutera,” katanya, Kamis, 7 Desember 2017.

Bukan hanya persoalan tempat, akibat judi jakpot anak-anak masa sekolah juga ikut berjudi. Mereka yang seharusnya mengaji ke masjid malah nongkrong di tempat judi.

Menurutnya, semenjak adanya mesin judi jackpot tersebut. Berbagai persoalan kerap muncul ditengah-tengah masyarakat, diantaranya kemalingan, hingga persoalan pertengkaran dalam rumah tangga (keluarga).

“Kemarin ada anak yang bertengkar sama ibunya gara-gara main judi Jackpot itu. Sampai-sampai terdengar sang anak menjual motor untuk membeli koin judi Jackpot itu,” ungkapnya lagi.

Dia membeberkan, ada beberapa Nagari di Kecamatan Sutera yang dirasuki judi jakpot, diantaranya Kenagarian Taratak, Nagari Rawang Gunung Malelo, Surantih dan Amping Parak. “Itu baru Sutera, rata-rata di setiap Kecamatan di Pessel ada,” jelasnya. (JAK)

By Pilar