KriminalSumatera Selatan

Kakek Duro Sebelum Meninggal “onderdilnya” Dibalsem. Ini Terungkap Dalam Reka Ulang, Silahkan baca Kenapa…?


PILARBANGSANEWS. COM. OKU SUMSEL,–
Korban dicekik, sebelum dicekek kepalanya dipukuli batu hingga berdarah darah. Kemudian ditelanjangi, “onderdilnya” dibalsem. Semua itu dilakukan oleh keluarga suami dari istrinya yang dibawa kabur oleh korban.
Demikian beberapa adegan yang ditampilkan dalam Reka ulang (rekontruksi) kasus tewasnya pelaku pembawa lari isteri orang. Reka ulang mengambil lokasi di Mapolres OKU, Kamis (7/12). 


Kasus pengeroyokan terhadap Mualim alias Duro Kakek berumur 63th, yang berani membawa kabur isteri warga Belatung Kecamatan Lubukbatang ini hingga meninggal dunia. Rekontruksi yang digelar di lingkungan Polres OKU tersebut menghadirkan dua tersangka berinisial SA dan DE. 


Dalan reka ulang  memperagakan 21 adegan antara lain pelaku yang duduk di kursi mobil pas di belakang korban langsung mencekik korban yang sedang duduk bersebelahan dengan RH.

Kemudian tersangka memukul kepala korban dengan batu. Kemudian, korban dibawa keluar. Korban diikat dan ditelanjangi lalu kemaluan korban diolesi dengan balsem. Rekonstruksi dipimpin langsung oleh Kasatreskrim, AKP Alex Andriyan Skom. Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari melalui Kasatreskrim, AKP Alex Andriyan Skom menjelaskan, dari hasil visum korban terdapat bekas hantaman benda tumpul di kepala, lengan sebelah kiri patah. Kondisi terikat dan seluruh badan lebam semua.

Bahkan korban sudah tidak mengenakan pakaian dan (maaf) kemaluannya dilumuri balsem. Di kesempatan itu Kapolres menjelaskan, kasus pengeroyokan ini terjadi di Desa Belatung, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU tanggal 3 Agustus lalu sekitar pukul 23.30 .

Korban yang tercatat sebagai Warga Blok I, Unit 6, Kecamatan Madang Suku Tiga, Kabupaten OKU Timur. Menurut Kapolres , polisi sudah mengamankan dua dari 7 tersangka yang terlibat kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini . Lima tersangka lainnya yang identitasnya sudah diketahui masih dalam pengejaran.

Dikatakan Kapolres tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah setelah dilakukan pengembangan kasus.
Kronologis kejadian, korban Mualim diduga melarikan istri salah seorang warga Desa Belatung , wanita berinisial RH (28) dibawah kabur oleh korban. Selama pelarian itu diduga pria berusia lanjut ini membawa RH ke Musirawas selama 23 hari.

Wanita yang sudah menjadi isteri orang ini, oleh korban dijemput kerumahnya kemudian dilarikan.
Mengetahui pelaku sudah melarikan isteri orang selanjutnya keluarga RH bersama –sama menyusul ke tempat RH disembunyikan. Kemudian menjemput RH dan mengajak Mualim untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sesampainya di Desa Belatung, belum sempat berbicara, massa sudah emosi dan melampiaskan kemararahannya dengan memukuli pria yang akrab disapa mbah Duro ini.

Akibatnya korban mengalami luka disekujur tubuh antara lain di kepala, muka, lengan dan luka-lua lebam lainnya yang mengakibatkan pembawa lari isteri orang ini kritis. Korban ditemukan oleh warga setempat yang selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa. Selanjutnya laporan diteruskan ke Mapolsek Lubuk Batang.

Kemudian anggota Polsek Lubuk Batang membantu menyelamatkan korban. Membawa korban ke RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja untuk diberikan pertolongan medis. Namun setelah beberapa jam di RSUD korban meninggal dunia.(era/NHO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *