Aceh

Guru Di Aceh Timur Kecewa, Dana Sertifikasi Tahun Desember Th 2016 Masih Belum Cair

PILARBANGSANEWS. COM. Aceh Timur ,- Sejumlah guru di Kabupaten Aceh Timur kecewa, akibat dana sertifikasi bulan Desember tahun 2016 lalu belum di cairkan.

Sementara itu, pada awal bulan tahap I (Januari-November 2016) telah di cairkan, kecewa mereka seharusnya dana Sertifikasi Desember 2016 tahun lalu sudah mereka terima.

Maka oleh sebab itu sejumlah guru pertanyakan tunjangan sertifikasi Desember 2016 sampai saat ini kenapa belum mereka terima atau dicairkan tanpa alasan yang pasti.

Sumber, yang tidak ingin disebut namanya, merupakan guru di Kecamatan Julok. senin(18/12/2017), kepada PostNews.mengaku tunjangan sertifikasi guru yang mereka terima di tahun 2016 (kemarin) terhitung Januari-November 2016. Sudah di terima,” katanya.

Ia,juga mengatakan, masih ada satu bulan lagi yang tertinggal yakni bulan Desember 2016 yang lalu belum  mereka terima.

 “Tunjangan sertifikasi bulan Desember tahun lalu sampai saat ini sudah diakhir tahun 2017, belum kami terima,” aku salah satu guru yang mendapat tunjangan sertifikasi,” ujarnya.

Terkait hal ini,ketua DPC-Laskar Anti Korupsi Indonesia(LAKI) Kabupaten Aceh Timur menerangkan, sikap Pemkab dan Kadis Pendidikan Aceh Timur hingga saat ini belum mencairkan tunjangan sertifikasi bulan Desember 2016, merupakan sikap yang tidak toleran dan terkesan tidak peduli dan tidak proaktif terhadap pendidikan dan guru.

Kenapa kita katakan demikian, dana sertifikasi guru itu kan berasal dari negara, bukan uang pribadi. Dana sertifikasi itu adalah hak setiap guru dan wajib diberikan oleh pemerintah. Jika memang dana sertifikasi bulan Desember 2016 itu tidak diberikan oleh pusat, jelaskan kepada publik, apa alasannya sehingga tidak terjadi demikian?, cetus,”Muksin.

Tambahnya, Apa memang dana itu tidak ada dikucurkan dari Pemerintah Pusat??, ini yang menjadi tanda tanya besar saat ini dari kalangan guru lebih-lebih para penggiat dari beberapa lembaga  di aceh Timur.

Jangan-jangan ada niat busuk Pemkab dan Diknas kab.aceh timur untuk menggelapkan tunjangan sertifikasi yang satu bulan lagi itu, kata Muksin Aktivis asal Perlak Barat ini,”geram.
Lembaga Pemerhati Anti Korupasi ini, berandai-andai, jika diasumsikan lebih dari 100 orang guru penerima tunjangan sertifikasi, rata-rata guru menerima diatas Rp.3000.000/ bulan, maka dalam satu bulan dana sertifikasi yang akan diberikan sebanyak Rp.3 milyar lebih.

“Sebanyak Rp.3 Milyar lebih dana sertifikasi guru yang diduga akan digelapkan,” beber Muksin.
Jika pun, lanjut”,Muksin,Adapun akhirnya dana sertifikasi itu diberikan Pemkab.Aceh timur kepada guru penerima, hanya karena desakan masyarakat melalui media, namun tindakan atau perbuatan itu sudah termasuk praktek pencucian uang (Money Loundry). (Alimin) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *