Kondisi proyek 2 Minggu lalu

PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,– Kabid Kepariwisataan pada Dinas Pariwisata Pessel, Sumatera Barat, Wendra Rovikto, SSTP M. Si mengatakan, Proyek Pembangunan Sarana dan Prasarana Wisata Sungai Gemuruh Mandeh Tarusan, kini sedang dipacu penyelesaian. 

“Kita berharap, proyek itu siap tepat pada batas waktunya. Untuk itu kini dilapangan siang malam para buruh dan tukang oleh rekanan kontraktor dipekerjakan untuk memburu penyelesaian proyek tersebut,” kata Wendra Rovikto, SSTP, M. Si, yang juga pimpro proyek tesebut menjawab Pilarbangasanews.com, lewat pesan WhatsAppnya, Kamis malam (21/12).

Proyek tersebut berupa satu unit Mushallah, tempat Wudhu, Fasilitas Air Bersih, Gazebo 5 Unit,  Kamar Bilas dan WC, dengan nilai proyek sebesar Rp 1.070.000.000,- 

Lokasi proyek berada  di Sungai Gemuruh, untuk melengkapi prasarana pariwisata di kawasan destinasi wisata Mandeh Tarusan.

Dilokasi proyek  terdapat air terjun yg sangat indah, kini lokasi itu ramai dikunjungi wisatawan, namun belum dilengkapi dengan berbagai prasarana. Seperti tempat membersihkan diri atau badan selepas menikmati atraksi wisata laut di Kawasan Mandeh.

Sehingga dengan semakin lengkapnya sarana dan prasaranaa wisata di sana membuat wisatawan semakin nyaman dan puas berkunjung di lokasi kawasan destinasi wisata ini.

Wendra  mengatakan, proyek tersebut nyaris gagal karena terbentur masalah pembebasan lahan.  Selain dia sebagai orang baru memimpin proyek, baru dilantik 3,5 bulan lalu, pekerjaan proyek yang dipimpinnya juga terlambat dimulai.

“Proyek ini baru dimulai awal bulan Oktober, namun tekat dan partisipasi rekanan kontraktor untuk memburu pekerjaan patut mendapat apresiasi, sehingga  sekarang pekerjaan sudah mencapai 85%,” katanya

Kalaupun nanti terjadi keterlambatan terhadap proyek di kawasan Mandeh ini,  paling 5 % dari yang telah dicapai dan rekanan menyatakan kesanggupan untuk menyelesaikan sampai tuntas, demikian Wendra Revikto. (YY)
 

By Pilar