Agus


PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,– Pessel pada th anggaran 2017 mendapat kucuran dana dari Kementrian Parawitasa sebesar Rp 1,5 Milyar untuk melengkapi prasarana di kawasan destinasi wisata Mandeh. Namun dana tersebut tidak dapat dimanfaatkan karena tersandung  dengan belum disahkannya  ranperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau2 Kecil menjadi perda oleh DPRD Provinsi Sumbar.

“Kalau kita sudah memiliki Perda Zonasi dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membiayai  pembangunan dermaga Pulau Simangki lengkap dengan berbagai fasilitas,” kata Kabid Kepariwisataan Dinas Pariwisata Pessel, Wendra Rovikto, SSTP, M. Si kepada Pilarbangasanews.com Kamis malam (21/12).

! - Mulai Komposit ->

Pulau Semangki yang merupakan gugusan pulau pulau kecil yang terletak  di kawasan destinasi wisata Mandeh Tarusan, akhir akhir pulau tersebut ramai dikunjungi wisatawan yang berkunjung ke kawasan pariwisata Mandeh. Namun belum dilengkapi dengan fasilitas Darmaga tempat sandar motor boat yang membawa wisatawan bila datang ke pulau itu.

“Kita tentunya berharap, Ranperda Zonasi Pulau Pulau kecil itu segara di syahkan oleh DPRD Sumbar. Jika tahun depan 2018 disyahkan, dana tersebut dapat kita tarik kembali karena menurut Kementrian Pariwisata, bisa diprioriataskan ditahun depan,” katanya.

Menurut Wendra, Pemda Pesisir Selatan secara bertahap kini terus menggeliatkan pembangunan sektor pariwisata dengan  melengkapi berbagai sarana dan prasarana dibeberapa lokasi destinasi Wisata daerah sejuta pesona ini.

Pada  tahun 2017,  kata Wendra, Pessel memperoleh  dana dari alokasi khusus Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, untuk membangun Playground (tempat bermain-main) untuk melengkapi fasilitas di Pantai Carocok. 

“Kemudian kini sudah rampung dibangun  gerbang Pantai Carocok Painan memanfaatkan dana CSR (Community Social Responsibility) dari BSM (Bank Syariah Mandiri), pembangunan gerbang dan halte di Carocok Tarusan oleh CSR BRI, pengembangan kawasan wisata Pantai Sago oleh 9 BUMN,” Tutur Wendra.  (YY)