PILARBANGSANEWS. COM. YOGYAKARTA – Mahasiswa pegiat seni Aceh di Yogyakarta yang tergabung dalam Seuniman Rapa’i Aceh Yogyakarta (Seuraya) menggarap tarian massal untuk memperingati 13 Tahun tragedi gempa dan Tsunami Aceh. Tarian massal itu bertajuk 13 Tahun Smong: Bangkit Dalam Doa dan Budaya.

Smong merupakan istilah Tsunami yang populer dikalangan masyarakat Aceh, khususnya wilayah Simeulue.

Ketua Seuraya, Muhammad Alfarra, mengungkapkan bahwa tarian massal pertama di Yogyakarta ini mengambil garapan Tari Pukat. Tarian ini mengikutsertakan 200 penari gabungan pria dan wanita dari berbagai sanggar dan komunitas tari Aceh di Yogyakarta.

“Sejauh ini persiapan sudah sesuai target, insya Allah 2 kali latihan lagi kita sudah siap,” ujar Farra pada Minggu (24/12).

Tarian massal ini akan disaksikan oleh seluruh masyarakat Aceh di Yogyakarta dan sekitarnya. Selain itu juga turut mengundang masyarakat umum dan tidak dikenakan biaya apapun bagi para penonton.

“Insya Allah kita akan tampilkan tari massal tepat pada tanggal 26 Desember besok, hari selasa pukul 15.00 di lapangan Graha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada.

Tarian massal ini merupakan rangkaian dari Peringatan 13 Tahun Smong yang diselenggarakan oleh Seuraya dan Taman Pelajar Aceh. Selain Tarian Massal, juga diselenggarakan acara zikir dan doa bersama.[] (rel)

Editor: THAYEB LOH ANGEN

By Pilar