PILARBANGSANEWS. COM. PARIAMAN,– Setelah Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan SIK, SH MH, dianugerahi gelar Datuak Pandeka Rajo Kayo oleh Lembaga Adat di Kota “bareh Tanamo” ini,kini menyusul  Kapolres Kota  Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, dianugrahi gelar adat dengan sebutan Sutan Mudo Nan Sati.

Selain Kapolres  Dan Dim 0308 Pariaman, Letkol Arh Hermawansyah juga  diberikan  gelar Sutan Mudo Nan Putiah.

Acara penganugrahan gelar adat pusako itu,  dalam Rapat LKAAM Kota Pariaman dan KAN se-Kota Pariaman, beserta para Datuak, Panghulu, ninik mamak, dan kapalo mudo serta bundo kanduang, di pondok baselo, depan rumah Tabuik Subarang, Minggu (24/12/2017), pada acara Batagak Galam Periode kedua Pemko Pariaman.

Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya mengharapkan, dengan dianugerahinya gelar sangsako kepada Kapolres Pariaman dan Dandim 0308 Pariaman, akan meningkatkan Tali Silaturahmi antara pemerintah dan instansi bersangkutan, sehingga akan menjalin kerjasama lebih harmonis untuk kemajuan Kota Pariaman kedepanya. 

“Gelar sangsako ini, akan terus melekat sepanjang hayat kepada AKBP Bagus Suropratomo dan Letkol Hermawansyah, dan tidak bisa untuk diwariskan, dengan ini hubungan mereka dengan Kota Pariaman akan semakin dekat, dan menjadikan Kota Pariaman sebagai rumah kedua mereka,” tuturnya.

Pemberian gelar ini, telah berdasarkan rapat LKAAM dan KAN dimulai dari bulan Oktober 2017, lalu, dan dari pertimbangan Kapolres Pariaman dan Dandim 0308 Pariaman, telah banyak melaksanakan aktivitas mempromosikan Kota Pariaman dalam mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata. 

“Dandim telah mempelopori Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah (Masih Puber), yang mengajak masyarakat untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah dalam rangka meramaikan mesjid dan musholla di Kota Pariaman,” tukas Mukhlis

Selain itu, Dan Dim 0308 Pariaman juga gelar event offroad dan Tinju Nasional, dalam rangka mempromosikan Kota Pariaman, serta menggagas kegiatan gotong royong membersihkan dan memperbaiki mesjid dan musholla.

Sedangkan Kapolres Pariaman telah menggagas Apel Sabiduak Sadayuang, yang melibatkan tokoh masyarakat, alim ulama dan tokoh adat, sehingga Polres telah menjalankan fungsi Tungku Tigo Sajarangan (Ninik Mamak, Alim Ulama dan Pemerintah) dalam pelaksanaan Kamtibmas di Kota Pariaman. 

“Karena kontribusi mereka dan alasan itulah mereka memdapatkan gelar adat sangsako dari LKAAM Kota Pariaman,” jelas wako. 

Kemudian untuk gelar Bundo Kanduang, kepada istri Kapolres Pariaman dianugerahi gelar Bundo Nan Anggun, sedangkan istri Dandim 0308 Pariaman dengan gelar Bundo Nan Rancak oleh Bundo Kanduang Kota Pariaman. 

Selanjutnya setelah disepakati, Wako Pariaman memasang Saluak kepada Kapolres Pariaman dan Dan Dim 0308 Pariaman, kemudian diikuti Wakil Wali Kota Pariaman, Genius Umar, memasangkan keris dan terakhir datuak yang dituakan memberikan tongkat.

Setelah proses pemasangan kelengkapan untuk menjabat gelar kehormatan sangsako, para tamu undangan dijamu dengan makan bajamba kepada seluruh tamu undangan yang hadir. 

Hadir juga Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar, Kajari Pariaman Elfrianto, Kepala Pengadilan Negeri Yoserizal, Sekda Indra Sakti, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag, Camat, para datuak, penghulu, ninik mamak, kapalo mudo, bundo kanduang dan seluruh undangan yang hadir. (J/amir/bijakonline)

By Pilar