PILARBANGSANEWS.COM. JAKARTA,-– Sikap tegas Bung Karna Presiden Indonesia perlu di jadikan Tauladan oleh para pemimpin jaman sekarang,Bung Karno pernah dengan ketegasannya beliau menolak mentah mentah bantuan dari Amerika Serikat. Saat itu, Bung Soekarno melihat ada niat terselubung Amerika ,Selasa 26 Desember 2017

Soekarno yang berjanji tak mau mengemis serta meminta-minta dari negara lain bahkan menilai Amerika ‘Sombong dan besar kepala’ jika memberi bantuan. Sehingga menyebabkan negara penerima bantuan kehilangan muka. Menyikapi hal ini Soekarno langsung mengatakan, “Persetan dengan bantuanmu! lautan dollar tak akan dapat merebut hati kami” teriak Soekarno dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat yang ditulis Cindy Adams.

Pidato Anti Imperialisme Bung Karno Saat Dukungan terhadap Palestina pernah ditunjukan Soekarno lewat pidato kenegaraannya. Saat itu Soekarno yang keluar dari PBB juga marah terhadap Israel dan beberapa negara lain yang dianggap merampas kemerdekaan negara lain.”Bagi kita Israel, Yaman Selatan dan Malaysia secara legal tidak ada! Mereka itu secara legal memang tidak ada,” tegas Soekarno dalam pidato peringatan 10 tahun Konferensi Asia Afrika di Jakarta, 18 April 1965.

Bung Soekarno pun bertekad untuk membantu baik tenaga dan persenjataan untuk membantu pembebasan negara-negara tersebut.

Dan Bung Karno menolak Israel di Asian Gemes 1962 sebagai wujud lain dukungan Soekarno terhadap Palestina ditunjukannya dengan mengusir Israel dan Taiwan dari Asian Games tahun 1962 yang berlangsung di Jakarta. Alhasil, akibat keberanian Soekarno, Komite Olimpiade Internasional mengeluarkan Indonesia sebagai peserta di Olimpiade Tokyo.

Soekarno kemudian menjadi penggagas dibentuknya GANEFO (Games of the New Emerging Forces), pesta perhelatan olahraga bersama negara-negara berhaluan kiri lainnya. Namun pesta olahraga ini hanya berlangsung sekali akibat persoalan politik yang mengelilinginya.

Sikap tegas ini amat jauh berbeda dengan presiden pertama RI Soekarno. Berpedoman dari azas persamaan dan keadilan, Soekarno dengan lantang menghadapi negara-negara imperialis. Israel dan Amerika pun dibikin ciut oleh gertakan sang presiden.

Berikut adalah aksi tegas sang presiden pertama RI terhadap Israel dan Amerika.Presiden Sukarno membuat terperanjat Dwight Eisenhower presiden Amerika di bikin terperangah oleh Soekarno yang notabenenya cuma pemimpin negara baru. berawal dari kunjungan Soekarno ke Amerika pada tahun 1960. Saat itu,

Soekarno merasa tersinggung pasalnya tidak seperti layaknya pemimpin negara lain, kedatangan Soekarno tak dijemput dan disambut Presiden Eisenhower. Kemarahan Soekarno memuncak ketika dia merasa dibiarkan menunggu berjam-jam oleh Eisenhower di gedung putih.

“Aku bicara pada protokol apakah aku harus menunggu lebih lama lagi?, bila demikian aku akan pergi sekarang juga. lalu orang itu pucat dan memohon untuk menunggu sebentar. Dia pun lari ke dalam, keluarlah Eisenhower,” jelas Soekarno dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat yang ditulis Cindy Adams.

Para pejabat AS pun kebingungan Mereka sibuk meminta maaf dan meminta Soekarno bersabar sebentar dan Eisenhower pun segera keluar menemui Soekarno. dan saat pertemuan pertemuan berikutnya Eisenhower menjadi lebih menghargai dan ramah pada Bung Karno.(Jef S Hasibuan)

By Pilar