PILARBANGSANEWS. COM. GOWA,– Ketika seorang Kapolda tak sungkan mencium tangan bawahannya apakah diantara kita menilai  itu adalah sebuah  pencitraan? Trus kalau seorang Kapolda ikut mengusung jenazah dan turut menggali kuburan untuk makam seorang sekdes  apa juga ini bukan pencitraan?

Seorang Kapolda dia diangkat oleh Kapolri melalui seleksi baperjakat ( Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan), seorang Kapolda tidak dipilih melalui pemilu. Dia tidak memerlukan simpati rakyat untuk memilihnya. 

Kalau tidak memerlukan simpatisan rakyat lalu kenapa Irjen Pol. Umar Septono rela melakukan hal hal yang didalam dunia politik disebut pencitraan?

Betul, saat ini institusi Polri memerlukan pionir orang orang seperti Irjen Pol. Umar Septono, yang mau berbuar dengan masyarakat. Citra polisi suka tidak suka harus diakui belakangan telah memburuk dimata masyakarat. Hal itu disebabkan oleh banyak faktor yang tak perlu kita sebutkan satu persatu. Takut nanti dinilai sebagai  mencemarkan nama baik institusi ini.

Irjen Pol. Umar Septono, sebagai seorang Kapolda Sulsel, telah berbuat hal yang tak pernah dilakukan oleh Sorang Kapolda di Tanah Air.  Jangankan Kapolda, Kapolsek saja ditingkat kecamatan mungkin rada ogah melakukan apa yang telah dilakukan oleh Kapolda yang satu ini, begitu dia mendapat kabar ada seorang sekdes si Gowa yang meninggal akibat terbenam, Kapolda langsung menyambangi rumah duka.

Korban bernama Rusman sebelumnya dinyatakan tenggelam pada Senin malam 25 Desember 2017 lalu di Bili-bili, Kabupaten Gowa. Korban ditemukan Tim Brimobda Sulsel yang ikut dalam pencarian bersama Tim Sar dan TNI, korban sudah ditemukan.

Mengetahui hal itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Umar Septono menuju lokasi dan rumah duka, tempat korban disemayamkan.

Tanpa disangka oleh para pelayat lainnya,   Kapolda Sulsel, lkut melakukan penggalian kuburan tempat peristirahatan terakhir korban tenggelam, di TPU Sudiang, Makassar itu 
Komandan Satuan Brimobda Sulsel, Kombes Pol. M. Adheni Muhan dan Ka id Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dicky Sondani membenarkan jika Kapolda ikut menggali kuburan korban.

(YY/simpulrakyat.com)

By Pilar