Ada Dugaan Keterlibatan Gubernur Jambi Soal Uang “Ketuk Palu” DPRD



PILARBANGSANEWS. COM. JAKARTA,– Kalau  sebelum sebelumnya  ketika ditanya wartawan Mantan Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik menyebutkan uang ketuk palu bukan atas perintah siapa siapa, namun kini lewat penasehat hukum diungkapkan ada dugaan keterlibatan pimpinannya Gubernur Jambi Zumi Zola.


“Ada dugaan keterlibatan pimpinannya Gubernur Jambi Zumi Zola terkait kasus suap pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jambi tahun anggaran 2018,” kata  kuasa hukum Erwan, Lifa Malahanum Ibrahim, usai mendampingi kliennya jalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (3/01/2017).

“Sekda yang definitif sudah lewat dua bulan yang lalu diganti. Jadi klien kami (Erwan Malik) hanya menjalankan arahan dari pimpinan (Gubernur Jambi Zumi Zola),” kata Lifa seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

Terlebih, lanjut Lifa, ada permintaan ‘uang ketok palu’ dari pimpinan DPRD Jambi terkait pengesahan APBD tersebut.

“Permintaan (uang ketok palu) itu berulang kali. Bahkan klien kami sampai dipanggil ke ruang kerja dari pimpinan,” aku dia.

Setelah adanya permintaan berulang kali dari wakil rakyat di Jambi itu, Erwan, selaku Plt. Sekda langsung melaporkan kepada Gubernur Jambi Zumi Zola.

“Dan disitulah, sebagai seorang pejabat Sekda yang Plt. saja beliau menjalankan arahan, untuk jangan permalukan,” ucapnya.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Lifa juga menyebut bahwa Erwan sempat dikonfirmasi soal sadapan pembicaraannya dengan pimpinan DPRD Jambi maupun Zumi Zola.

Menurut dia, penyidik KPK sudah mengantongi sejumlah rekaman pembicaraan yang berkaitan dengan pengesahan APBD itu.

“Beberapa (rekaman), termasuk dengan pimpinannya, termasuk dengan atasannya,” kata dia.

Operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK beberapa waktu lalu telah mengamankan uang sebesar Rp4,7 miliar dari total uang ketok palu yang diduga telah disiapkan pihak Pemprov Jambi sejumlah Rp6 miliar.

Selain itu juga KPK telah menetapkan 4 tersangka terkait praktik dugaan suap pengesahan rancangan APBD Jambi tahun anggaran 2018, diantaranya Plt. Sekda Jambi Erwan Malik, Anggota DPRD Jambi dari Fraksi PAN Supriyono, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi H. Arfan, dan Asisten Setda III Jambi Saifudin.

(NJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *