Isyu Penculikan Anak Resahkan Warga Mesuji Lampung



PILARBANGSANEWS.COM. LAMPUNG, MESUJI, KD — Para orang tua di Lampung, khususnya di Masuki, merasa rasa lantaran Isyu penculik kini viral didaerah itu, dimana-mana termasuk di pasar Simpang Pematang Mesuji digegerkan dengan tragedi percobaan penculikan anak-anak yang terjadi pada, Rabu (3/1/18).

Percobaan penculikan berawal ketika seorang sang ibu membawa dua orang anaknya yang bernama Bisma dan Abid kepasar simpang pematang. Ketika asik belanja,datang seorang laki laki menepuk bahunya dari belakang lalu sang ibu sudah tak sadar diri karena terkena hipnotis.

Abid itu hampir dibawa, tapi keburu sang ibu sadar dari hipnotis pelaku. sang ibu tersebut mendengar, jangan dibawa adikku teriakan anaknya yang besar bernama Bisma lalu sang ibu langsung mengambil lagi anaknya dari tangan pelaku dan seketika itu sang pelaku langsung melepaskan korban tanpa berkata apa-apa.

“Emang saya tidak melihat langsung kejadian namun saya cuma mendengar ceritanya langsung dari sang ibu kedua anak yang gagal dalam tragedi percobaan penculikan.” tutur salah satu narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, Kamis (4/1/18).

“Para orang tua harus memperketat penjagaan atau pengaawasan terhadap putra putrinya,walau dirumah maupun dipasar sini dan kami berharap dengan para keamanan pasar harus memperketat penjagaan malam maupun siang hari atau harus ikut serta memantau dipasar simpang pematang disiang hari,” himbaunya.

Begitu juga para guru TK,SD sederajat harus meningkatkan penjagaan atau memperketat pemantauan terhadap putra putri jika anak-anak berada disekolah dan berharap kepada Pemkab Mesuji dapat mengatasi permasalahan tentang penculikan yang hampir terjadi di daerah tersebut.

Ketika awak media menyatroni rumah sang korban untuk meminta keterangan atau penjelasan langsung dari sang korban, akan pengambilan photo anak yang gagal dalam tragedi percobaan penculikan dipasar simpang pematang namun sangat disayangkan tidak ada dikediamannya sampai berita ini dilayangkan. (KD/BE-11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *