PILARBANGSANEWS. COM. BATANG KAPEH,-– Ketua TP-PKK Pesisir Selatan Lisda Rawdha Hendrajoni secara resmi menyerahkan 5 unit rumah lagi siap direnovasi dengan program bedah rumah kepada warga di kecamatan Koto Tarusan. 

Sebelumnya kepada masyarakat di Kecamatan Tarusan pada bulan Desember 2017  telah diserahkan rumah hasil program bedah program yang sama. Sebelumnya rumah tersebut  berkategori tidak layak huni, dan kemudian dibedah oleh komunitas Dunsanak Mambantu Dunsanak (DMD) lewat program bedah rumah bantuan dari Saleema Foundation.

Berarti bantuan Saleema Foundation dalam tempo 2 bulan ini 11 rumah KK kurang mampu yang anak mereka menderita gizi buruk di Kecamatan Koto XI Tarusan memperoleh bantuan dari Salesma Foundation.

Penyerahan hasil program bedah rumah  DMD itu dihadiri oleh Bupati Hendrajoni, Kabag Kesra, camat Tarusan, sejumlah wali nagari dan tim dari bedah rumah. Mereka mendatangi satu persatu lokasi rumah yang telah selesai dibedah sebulan terakhir.

Dalam sambutannya Hendrajoni menyampaikan apresiasi kepada tim DMD. Termasuk ucapan rasa terimakasih kepada ketua yayasan Saleema Foundation yang menjadi donatur dalam program bedah rumah tersebut.

“Kita ucapkan terimakasih kepada DMD yang sudah membantu penuntasan masalah rumah tidak layak huni melalui bantuan pihak ketiga, Saleema Foundation. Dan kita juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Emad Hamdan karena telah menaruh perhatian kepada daerah kita,”ucap Hendrajoni sembari melirik ketua tim DMD yang kebetulan istrinya itu.

Ketua tim DMD Lisda Hendrajoni kepada wartawan menjelaskan bahwa program bedah rumah kali ini merupakan bentuk kepedulian dari Saleema Foundation terhadap masyarakat yang kurang mampu. Bedah rumah lima unit itu merupakan bantuan tahap awal yang diberikan Saleema.

“Bantuan ini merupakan jawaban dari Saleema atas proposal yang telah kita ajukan hampir setahun yang lalu. Alhamdulillah, Saleema merespon positif dan memberikan jawaban dengan membantu membedah lima unit rumah. Ini merupakan bantuan tahap awal,” terang Lisda.

Menurut Lisda kedepan akan memprioritaskan Pesisir Selatan dalam rancangan kerja lembaga swadaya masyarakat yang bermukim di Texas, Amerika Serikat itu. Pessel, sambung dia, akan menjadi pilot projec, begitu janji Saleema.

“Bantuan lima unit rumah ini khusus untuk keluarga tak mampu yang menderita gizi buruk. Dan Saleema memberikan tenggat waktu. Alhamdulilllah, kita bisa selesai tepat waktu. Mudah-mudahan ini merupakan awal yang baik dalam kerja sama ini,”ucap ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumbar itu.

Dalam waktu dekat ini, sambung dia, Saleema juga akan menggarap pembangunan 40 unit rumah di Surantiah, Kecamatan Sutera. Pihak DMD pun telah menyiapkan lahan untuk pembangunan  rumah tersebut. 

“Lahan telah kami persiapkan. Saat ini warga tengah bergotong royong untuk membersihkan dan meratakan lokasi pembangunan itu. Luasnya sekitar satu hektare. Mudah-mudahan dimulai tepat waktu,”kata Lisda. 

Lima kepala keluarga yang mendapat bantuan bedah rumah itu tampak bahagia bercampur haru. Mereka tidak menyangka tempat tinggal yang mereka huni itu mendapat perhatian serius dari ketua PKK. Bentuk perhatian itu berupa rumah yang saat ini telah sangat layak untuk dihuni bersama dengan keluarganya.

“Alhamdulillah, kami tidak menyangka rumah kami direhab dan kini telah bagus. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada ibu bupati,”ucap seorang perempuan setengah baya dengan suara terbata-bata menahan keharuan sembari mengusap air mata yang menetes. (Wendi)

By Pilar