PILARBANGSANEWS.COM. DHARMASRAYA,-Anda masih ingat dengan berita tentang balita yang ditembak mati dengan senapan rakitan yang terjadi di Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat? Untuk melengkapi hasil penyidikan, polisi menggali kembali pusara balita malang itu dan melakukan autopsi terhadap jasad korban.

Wartawan Pilarbangsanews.com, Afrizal AF dari Dharmasraya melaporkan, Otopsi ramai dikunjungi warga, ratusan warga ikut mendatangi lokasi outopsi.

Pembedahan mayat (autopsi) dimulai sekitar pukul 8.30 dan baru selesai pada pukul 11:40 WIB.

Baca berita terkait disini:

Penembak Bayi Di Dharmasraya Berhasil Ditangkap Polisi

Kapolres Dharmasraya AKBP. Roedi Yulianto didampingi Kasat Reskrim AKP. Ardi Nasution dan Kapolsek Sungai Rumbai Kompol Eryanto.S, serta Tim Forensik RS. Bhayangkara Polda Sumbar, ikut hadir dan menyaksikan jalannya operasi bedah mayat terhadap jasad bocah umur 2 tahun korban penembakan itu.

Otopsi terhadap jasad bocah malang itu, dilakukan di TPU Jorong Bukit Makmur Kenagarian Koto Laweh, Kecamatan Sungai Rumbai Dharmasraya. Proses outopsi dipimpin oleh dokter Rira Susanti bersama Iptu Yusrizal tim poreksik dari RS. Bayangkara Polda Sumbar, berlangsung tanpa dihadiri orang tua korban lantaran tak sanggup menyaksikannya dan mendapatkan pengawalan yang ketat dari aparat kepolisian Polres Dharmasraya.

Kapolres Dharmasraya AKBP Roedi Yulianto, saat dimintai keterangan dilokasi diadakanya mengatakan, ” Proses otopsi ini kita lakukan guna kepentingan penyelidikan, sebagaimana kita tahu korban Rahmat zai ( 2 ) telah ditembak oleh K alias Ucok (40 ) beberapa waktu yang lalu. ” ujar Kapolres.

Pada kesempatan otopsi Kapolres Dharmaraya menghimbau kepada masyarakat Dharmasraya untuk dapat menyerahkan senjata rakitan ( gobok ) yang mereka miliki secara suka rela.

” Sampai saat ini kami sudah menerima senjata rakitan laras panjang ( gobok ) sebanyak 66 pucuk senjata rakitan ” tambah Roedi Yulianto.

Menurut rencana Senen ( 29/1 ) nanti Polres Dharmasraya akan melakukan tahap penyelidikan Rekonstruksi ulang di tempat yang telah ditentukan. Rahmat ( 2 ) tewas ditembak oleh K alias Ucok (40 ) tanggal 30 Desember 2017 dengan mengunakan senjata rakitan laras panjang ( gobok ) saat dipangkuan ibunya karena motif sakit hati. ( Rjl )

By Pilar