.
.
PilarbangsaNews.com, Jakarta | Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan hingga saat ini kepolisian masih terus menyelidiki kasus penembakan yang dilakukan Briptu AR terhadap ajudan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
.
“Dilihat penyelidikannya, enggak bisa disimpulkan dulu. Statusnya dalam investigasi,” kata Syafruddin di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Kamis (25/01/2018).
.
Saat ini, jelas Syafruddin, polisi masih terus melakukan investigasi guna memecahkan kasus tersebut. Nantinya jika dalam pemeriksaan terbukti bersalah, Briptu AR akan dikenai pidana.
.
“Ya jika terbukti bersalah, akan dikenai pidana,” ujar Syafruddin.
.
Meski demikian secara pribadi dirinya menyatakan, penembakan dilakukan karena alasan membela diri.
.
“Dia dikeroyok, kan. Ya membela diri,” tuturnya.
.
Atas kejadian tersebut, korban tewas lantaran peluru yang bersarang di dadanya.
.
Sebelumnya, Fernando Alan Joshua Wowor (25) tewas usai tertembak pistol milik anggota Brimob Briptu AR di parkiran ruko, Sukasari, Kota Bogor pada Sabtu 20 Januari 2018 dini hari.
.
Saat kejadian, Briptu AR yang tengah bersama calon istrinya itu diduga terlibat cekcok mulut dengan korban dan teman-temannya hanya karena keduanya tidak mau mengalah terkait parkir kendaraan.
.
Tiba-tiba, AR berusaha mengeluarkan senjata api yang dibawanya dan terjadi perebutan senjata antara korban dan AR.
.
Kemudian senjata api jenis glock itupun meletus dan mengenai dada korban.
Korban pun tewas saat tiba di RS Vania, Kota Bogor sebelum dapat pertolongan dokter.
.
Sementara, AR mengalami luka-luka usai dikeroyok teman korban dan dilarikan ke RS Polri Kramatjati, Jakarta.

Netral News

By Pilar