PILARBANGSANEWS. COM. JAKARTA,- Jembatan gantung di Dusun Merayuh Desa Merayuh Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, cukup memprihatinkan. Jembatan kayu sepanjang kurang lebih 60 meter itu hanya dibentangi dengan sejumlah papan yang dipagari dengan pagar kayu pada kiri kanan jembatan. Jembatan itupun hanya bisa dilalui orang saja tapi cukup membahayakan bagi yang melintasinya.

Pendamping Lokal Desa (PLD) Merayuh, Asmoni mengatakan, berdasarkan hasil survey, jembatan tersebut memang mulai rapuh, sehingga cukup rawan bagi masyarakat yang melintas di jembatan itu.

“Jembatan itu kita nyatakan sudah rusak dan harus segera dibangun baru,” ujar Asmoni di Ngabang, Minggu (28/1).

Ia menjelaskan, jembatan gantung itu merupakan satu-satunya akses jalan menuju ladang dan kebun milik penduduk setempat.

“Kalau jembatan gantung itu dibangun baru, tentunya masyarakat bisa pergi ke ladang dan kebun dengan aman. Kita harapkan pembangunan jembatan itu bisa dilalui kendaraan roda dua supaya masyarakat bisa membawa hasil pertaniannya dengan menggunakan sepeda motor,” katanya.

Ia mengakui, jembatan gantung itu dibangun sekitar 20 tahun lalu.

“Hanya saja kita tidak mengetahui apakah jembatan itu sudah pernah direhap atau belum. Tapi rencana pembangunan jembatan gantung itu sudah diusulkan dalam RKPDes Merayuh tahun 2018 ini,” jelasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Mimi

Suarakalbar

By Pilar