PILARBANGSANEWS.COM. KAMOUNG,– Komandan Lanal Lampung Letkol Kelik Haryadi, SH. Msi. bergerak cepat terkait dugaan penyimpangan BBM Ilegal di Sumber Agung Kemiling, Bandar Lampung. Orang nomor satu di jajaran TNI AL Lampung itu langsung menerjunkan anak buahnya untuk melakukan pengecekan di lokasi. Hal itu disampaikan (Minggu, 4 -2-2017).

” Saya telah turunkan anggota untuk lakukan pengecekan untuk membuktikan kebenaran terhadap dugaan keterlibatan anggota TNI AL adanya laporan masyarakat ikut terlibat dalam penyimpangan BBM ilegal, ” ujar Letkol Kelik.

Lanjut Kelik, dirinya tidak akan segan segan melakukan tindakan tegas dengan catatan memang terbukti ada keterkaitan anggota TNI AL seperti yang di tuduhkan.

” Jangan khawatir kalau memang hasil proses penyelidikan adanya keterlibatan anggota kami pasti akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku, ” pungkas nya.

Baca berita terkait klik disini;

Di Lampung Marak Praktek Penimbunan Dan Bisnis BBM Ilegal

Seperti diketahui ada lokasi penyulingan minyak mentah menjadi solar KW di daerah Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung saat ini beroperasi tanpa tersentuh hukum

Pengolahan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar di Kelurahan Sumber Agung kemiling Bandar Lampung tersebut masih beroperasi dengan cara melakukan produksi penyulingan dengan bahan minyak mentah atau jenis residu di olah menjadi bahan bakar untuk mesin berjenis diesel, kegiatan produksi BBM abal abal ini berlangsung hampir setiap hari dengan hasil produksi sekitar 5000 liter per hari.

Berlokasi di tengah pemukiman warga Sumber Agung kemiling Bandar Lampung. lanjut sumber tersebut cukup banyak yang diduga oknum anggota TNI dan Polri menyambangi gudang penyulingan minyak mentah di kampung mereka ini, namun bukan untuk menghentikan kegiatan ilegal produksi BBM pribadi namun justru sebagai back up dan terindikasi ada kerja sama atara atau sesama mereka, sehingga wajar saja hingga berjalan lebih dari tiga tahun usaha jenis ini terus aman berlangsung seolah olah kenal hukum.

Penyelusuran kabardaerah di lapangan di duga pemilik usaha penyulingan minyak ilegal adalah oknum anggota TNI angkatan laut berinisial MT, dan CN mereka mendatangkan bahan dasar solar yang merupakan minyak mentah atau sejenis residu dari wilayah Sumatra Selatan dengan harga 2000 Rupiah per liter lalu di olah dengan mencampurkan belau untuk membuat warna biru dan satu lagi jenis lainya melalui penyulingan dalam waktu yang tak begitu lama maka jenis BBM solar kw siap di pasarkan. Jika demikian yang di hasilkan dari tempat produksi solar di kelurahan Sumber Agung kemiling Bandar Lampung mencapai 5000 liter perhari. (KD/BE-Adjie/RA)

By Pilar