PILARBANGSANEWS.COM. JAKARTA,- Proses evakuasi terhadap korban tertimbun reruntuhan longsor Underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, sudah selesai. Seorang dari korban bernama Putri Dianti Dyah Ayu berhasil dievakuasi sekitar pukul 02.55 WIB namun akhirnya meninggal dunia.

Dianti yang merupakan sopir mobil Honda Brio dengan nomor polisi A 1567 AS berhasil dievakuasi pukul 02.55 WIB. Usai dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Tangerang.

Namun, kondisinya memburuk dan dilarikan dari RSUD Tangerang ke RS Mayapada sekira pukul 06.00 WIB. Sempat menjalani perawatan, kemudian sekira pukul 06.45 WIB Dianti dinyatakan meninggal dunia.

Petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polresta Tangerang, TNI, Kantor Kesehatan Pelabuhan berhasil mengevakuasi satu korban bernama Muthmainah. Korban yang mengendarai mobil Brio tertimpa beton di kawasan Parimeter sudah terjebak selama 12 jam.

Petugas sudah menyiagakan ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit. Pihak keluarga rencananya akan membawa Muthmainah ke RS Siloam Karawaci untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sebelumnya, dua orang yang berada dalam mobil Honda Brio tertimbun material longsor, sejak pukul 17.30 WIB Senin (5/2). Keduanya adalah Muthmainah dan Putri Dianti Dyah Ayu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun keduanya merupakan karyawan GMF Aero Asia. Saat itu keduanya hendak pulang ke tempat tinggal mereka di kawasan Batu Ceper, Kota Tangerang dari area Bandara Soetta. Saat melintas di lokasi, tiba-tiba longsor dinding pembatas underpass menimpa mobil mereka.( Aditya Mardiastuti/detiknews)

By Pilar