PILARBANGSANEWS.COM,DHARMASRAYA – Euporia menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo ke bumi Ranah Cati Nan Tigo begitu membahana, masyarakat tumpah ruah ke titik lokasi yang akan dikunjungi oleh orang nomor satu Nusantara tersebut. Rasa penasaran ingin melihat langsung momen yang sangat langka ini dan berselfi ria tampak jelas dari seluruh elemen masyarakat bahkan ada yang berteriak “pak Jokowi…..Mr. Presiden” diiringi histeria dan tepuk tangan yang meriah menandakan warga Dharmasraya dibawah kepemimpinan Bupati Termuda Sutan Riska Tuanku Kerajaan, SE sangat tersanjung dan terhormat dapat dikunjungi oleh RI 1 tersebut.

Terlepas dari histeria masyarakat Dharmasraya, yang berhasil menyedot perhatian semua lapisan masyarakat, Kunjungan Kerja Jokowi pada tanggal 7 -8 Februari 2018 dengan berbagai rangkaian acara. Launching Program Padat Karya dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dan Proyek ke PU an, penyerahan PKH,KIP dan 4.000 persil sertifikat dari BPN. Dari rangkaian kegiatan yang dilakukan, setidaknya ada 3 kegiatan yang berkaitan erat dan berdampak positif terhadap program pembangunan pertanian Kabupaten Dharmasraya dalam mendukung Swasembada Pangan Nasional kedepannya.

Pertama, Pembangunan Jaringan irigasi melalui program Padat Karya di Teluk Sikai Nagari Duo Kecamatan Sitiung. Peningkatan kualitas jaringan dan kualitas pelayanan irigasi merupakan syarat mutlak untuk pencapaian produksi yang optimal terkait jaminan ketersediaan air untuk tanaman. Dalam hal pengelolaan air, setiap tahunnya Dinas Pertanian juga melaksanakan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi dari DAK Pertanian dan melalui pola Bantuan Pemerintah, namun skalanya lebih kecil dan anggarannya sangat terbatas.

Dengan kolaborasi program padat karya dari Kementerian Pekerjaan Umum ini diharapkan degradasi kapasitas dan kualitas jaringan irigasi dapat diminimalisir dan pertanaman padi relatif aman sepanjang tahun.
Kedua, pembangunan embung di Awang Tinjau nagari Sitiung bersumber dari dana Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Pembangunan embung atau bangunan pengumpul air sebagai alternatif lain diluar irigasi teknis, sangat mendukung penyediaan air terutama dimusim kemarau sebagai penyedia air tanah sehingga pertumbuhan tanaman disekitarnya dapat terjaga. Bangunan penyangga air ( water buffer) berupa embung/Dam Parit yang dikembangkan oleh Dinas Pertanian hanya diperuntukkan untuk tanaman padi sawah dengan kriteria cakupan luasan minimal 5 hektar dan sebagai tempat minum hewan ternak.

Namun banyak kendala teknis yang dihadapi menyangkut batasan minimal areal layanan sehingga masih banyak lokasi untuk memungkinkan dikembangkan melalui dana nagari. Efek multifungsi bangunan embung ini diharapkan dapat meningkatkan Intensitas Pertanaman pada sawah-sawah tadah hujan.
Ketiga, Penyerahan sertifikat dari BPN, Dinas Pertanian turut mensukseskan program sertifikasi lahan pertanian dari pemerintah Pusat. Dari 4.000 persil sertifikat yang diserahkan oleh Jokowi, diprediksi lahan pertanian berupa kebun, sawah dan ladang cukup dominan disamping tanah perumahan.

Dengan adanya sertifikasi lahan pertanian, pengelolaan lahan akan semakin baik dan keamanan usaha akan tercipta sehingga produksi akan lebih optimal.

Terlepas dari posisi bukan ” leading sector” , dampaknya sangat besar terhadap pembangunan pertanian Kabupaten Dharmasraya kedepan. Tanggungjawab infrastruktur dasar sektor pertanian tidak hanya tertumpu pada Dinas Pertanian dan PU, tapi juga dapat memanfaatkan Dana Nagari/Desa yang lebih terjamin kepastiannya.

‘Dengan adanya kolaborasi dan sharing dana dari nagari, infrastuktur pertanian akan semakin kokoh dan berfungsi maksimal. Bersama masyarakat dan petani, kita optimis menyukseskan program Swasembada Pangan Nasional” tandas Darisman, S,Si, MM sebagai orang nomor satu di Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya dengan mantap.

Kalaulah boleh kita berandai-andai, bahwa kedatangan Jokowi kali ini diibaratkan menyemai sebuah benih dengan sejuta harapan didalamnya, tak salah rasanya seandainya kita juga punya mimpi bahwa Jokowi juga akan datang kembali kesini untuk memanen apa yang telah ditanamnya. Terima kasih pak Presiden , semoga pertanian Dharmasraya lebih maju kedepannya.

(DMC/nofsan)

By Pilar