PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,- Kabid Kesmas Kantor Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Sumbar, Yuni Andra SKM mengatakan, 7 dari 11 anak menderita gizi buruk dirawat di RSUD Dr Mohd Zein Painan, sudah dipulangkan, namun, 4 orang anak diantaranya harus mendapat perawatan/pengobatan lanjutan.

” Untuk penanganan lanjutan kepada 4 anak tersebut akan di rujuk ke RSUP M Jamil Padang dan ada yang harus dirujuk ke Jakarta, kata Yuni Andra kepada Pilarbangsanews.com lewat pesan WhatsAppnya.

Seperti yang pernah diberitakan media ini, ke 11 anak penderita gizi buruk itu oleh Istri Bupati Pessel, Lisda Hendrajoni, dibawa ke RSUD Dr Mohd Zein Painan, memulihkan kesehatan mereka.

Baca berita terkait klik disini;

11 Anak Penderita Gizi Buruk Di Pessel Kini Dirawat Secara Intensif

Menurut Yuni Andra, ke 4 anak tersebut perkembangan fisiknya terganggu bukan karena disebabkan oleh kurang asupan gizi namun mereka mengidap penyakit.

Penyakit yang mereka derita ada yang disebabkan penyakit bawaan seperti kelainan/jantung bocor serta ada yang disebabkan sanitasi jelek sehingga anak terserang TBC paru.

Terhadap mereka memerlukan pongabatan lanjutan. Untuk merujuk pasien ini beruntung kita punya ibu Bupati yang sangat luar biasa peduli terhadap kasus kasus seperti ini.

Kenapa tiba tiba ditemukan kasus gizi buruk di Pessel. Apakah Posyandu tidak lagi aktif ?

Pelayan pada Posyandu menurut Andra, masih tetap berjalan seperti biasa dan Posyandu ini adalah milik Nagari. Dana kegiatan dalam pelaksanan di Posyandu juga tanggung jawab pemerintahan Nagari masing masing.

“Pihak Puskesmas hanya mendatangkan para medis untuk melalukan pengecekan kesehatan terhadap ibu dan anak,” ujarnya.

Bicara masalah gizi buruk, kita tidak bisa menyalahkan siapa siapa, sebab persoalan kesehatan ini terutama tentu dari pribadi masing masing kita, juga tanggung jawab pemerintah dan semua pihak harus terlibat didalamnya.

“Persoalan sekarang bagaimana kita memaksimalkan peran serta semua stakeholder termasuk tokoh masyarakat, pemuda, alim ulama dan Ninik mamak ” tulis Yuni.

“Ibu Ketua PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, telah ambil bagian diluar batas tugas pokonya, beliau mencari bantuan bahkan harus sampai ke Luar Negeri melalui Yayasan Mahacinta Rawdha, sehingga diharapkan penyakit yang diderita balita gizi buruk bisa diobati, dan ekonomi keluarga bisa disejahterakan.

Dengan bantuan dari ketua TP-PKK Pessel ke 4 anak yang menderita penyakit bawaan sepintas lalu seperti kurang gizi akan dirujuk ke Padang.
“Insya Allah Rabu yang akan datang anak berikut ibunya diberangkatkan, termasuk membekali uang saku ibu atau keluarga yang menunggui anak tersbut,” demikian Yuni Andra SKM. ( *)

By Pilar