PILARBANGSANEWS. COM. INDRAMAYU,–Kabupaten Indramayu – Rumah toko milik Edi Ahmadi (L/50) warga Desa Karticala Blok Prapatan Kecamatan Tukdana, jumat (16/02/2018) sekitar pukul 03:00 WIB dibobol maling yang diduga berjumlah enam orang.

Ditemui di ruang kerjanya, sabtu (17/02/2018) Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin melalui Kasubag Humas AKP Heri MD kepada wartawan pilarbangsanews.com menjelaskan, “Saat itu korban (pemilik ruko) sekitar pukul 03:00 WIB terjaga karena mendengar suara dari arah jendela rumah lantai atas, setelah didekati, korban melihat jendela sedang di congkel, lalu korban beteriak minta tolong lalu empat orang pelaku masuk dan membacok korban namun tidak terluka, karena korban berhasil menghindar,” jelasnya.

Heri melanjutkan, mendengar suara ribut-ribut dilantai atas, anak dan istri korban bangun dan menuju lantai atas, akan tetapi langsung diancam dengan golok dan selanjutnya diikat menggunkan kabel, tali rapiah dan juga lakban, kemudian istri korban mencoba melawan dan langsung dipukuli, dibacok oleh pelaku.

“Akibat dipukuli dan dibacok oleh pelaku, istri korban Dasinih (P/43) mengalami luka sabetan benda tajam di kepala,” ujarnya.

Kemudian sebagian pelaku menuju lantai bawah dan mengambil barang dagangan berupa rokok berbagai macam merk, dan uang tunai total Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah). “Pelaku berhasil membawa puluhan kardus rokok berbagai merk dan uang tunai, kemudian setelah itu para pelaku kabur menggunakan mobil jenis pickup,” kata Heri lagi.

Akibat kejadian perampokan ini korban mengalami kerugian total Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah), kasus ini kini dalam penyelidikan Polres Indramayu. “Semua saksi telah kami mintai keterangan, dan kami mohon dukungan masyarakat agar secepatnya bisa mengungkap kasus perampokan ini,” tutup Kasubag Humas Polres Indramayu AKP Heri MD. (HY)

By Pilar