INHILKriminal

Joko Saputra Dibacok Hingga Tewas Oleh Taman Sendiri, Baca Disini Alasannya..

PILARBANGSANEWS. COM
INDRAGIRI HILIR ,– Sesosok mayat remaja laki – laki, diidentifikasi bernama Joko Saputra (17 tahun), alamat di Perumahan Karyawan Kebun Agatis PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, ditemukan dalam kondisi mengambang di Kanal Tersier Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

Mayat Joko Saputra (17 tahun). Pemuda baru beranjak dewasa itu, berprofesi sebagai karyawan swasta dan beralamat di Perumahan Karyawan Kebun Agatis PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran diduga korban pembunuhan.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pelangiran IPTU M. Rafi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Berawal dari kegelisahan orang tua korban, bernama Masnah. Ibu korban gelisah Joko, sudah sejak hari Jumat, tidak pulang ke rumah.

Bersama beberapa karyawan Kebun Bintangor PT. THIP Desa Tanjung Simpang, Minggu pagi itu, orang tua korban berusaha untuk melakukan pencarian terhadap korban. Setelah beberapa saat melakukan pencarian di dalam kebun tersebut, akhirnya mereka menemukan sesosok mayat dengan posisi memgambang pada irigasi tersier dalam areal Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT.THIP Desa Tanjung Simpang.

Saat ditemukan mayat sudah mulai membusuk, setelah diteliti baru diketahui ternyata mayat itu adalah Joko, orang yang sedang mereka cari.

Ibu korban menjerit histeris melihat kondisi anaknya yang telah jadi mayat, ia tidak menduga anak yang sudah dapat diandalkan untuk membantu keluarga mereka ditemukan dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Dari hasil Visum Et Revertum diketahui korban mengalami kekerasan, dan itu bisa dilihat dari beberapa luka ditemukan ditubuh korban. Ado Lula bacokan dibagian kepala korban, leher, dan luka bacokan di punggung telapak tangan kiri korban

Penemuan mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu, langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Pelangiran, dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya diketahui, pelaku pembunuhan itu adalah RRM alias Riz (16 tahun). Tersangka ini diamankan di rumah orang tuanya, di Perumahan Karyawan PT. THIP Desa Tanjung Simpang.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui, bahwa dirinya membunuh korban, karena ingin memiliki Handphone merk Xiaomu Read Mi 3 S, milik korban. Pembunuhan itu dilakukan tersangka pada hari Jumat, 16/2/2018.

Barang bukti yang disita adalah 1 Bilah parang berhulu/gagang warna hijau, 1 unit Handphone merk Xiaomy Read Mi 3 S. (HP),-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *