PILARBANGSANEWS. COM. PAINAN,– Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat, Muhayatul menegaskan,
pesantren sebagai lembaga pendidikan diharapkan ikut bertanggung jawab terhadap proses pencerdasan anak bangsa dan secara khusus bertanggung jawab mengisi qalbu anak bangsa dengan nilai – nilai agama dan akhlak yg tinggi, sehingga dari pesantren akan tercipta intelektual religius bermoral.

“Sebagai lembaga sosial pesantren harus pula membuka peluang seluas luasnya kepada anak di daerahnya mendapatkan pendidikan tanpa memandang dan membedakan sisi ekonomi orang tua anak serta memberikan kemudahan bagi anak-anak yang kurang mampu agar mendapatkan hak yang sama dalam menuntut ilmu di pesantren ini,” kata Muhayatul yang juga Wakil Ketua DPW PAN Sumbar itu saat dia berkunjung ke Pesantren Iqra di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Sebagai putra Pesisir Selatan Muhayatul, ingin anak anak di kampungnya berminat menuntut ilmu di pesantren, agar terbangun perubahan pola pikir yang positif dilingkungan masyarakat.

Sebagai lembaga penyiaran agama, pesantren Iqra diharpkannya mampu memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan melibatkan masyarakat dalam kegiatan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar.

Muhayatul mengharapkan, agar santri di pesantren Iqra dapat diberikan praktek lapangan dengan berdakwah ke masjid dan mushala yang ada di Pesisir Selatan.

Saat Muhayatul mengunjungi pesantren Iqra, hadir pihak yayasan beserta kepala pesanten yang juga ketua MUI kec. Koto XI tarusan dan beberapa orang wali nagari yang ada dilingkunagan Pesantren Iqra’ serta beberapa tokoh masyarakat tarusan. (YY)

By Pilar