.

PILARBANGSANEWS. COM. JAKARTA,-– Sebuah kabar yang cukup mengagetkan para nitizen beredar viral didunia Maya. Salah seorang petinggi partai dan juga wakil Ketua DPR RI dikabarkan selingkuh.

Selingkuh, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti; 1 suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong; 2 suka menggelapkan uang; korup; 3 suka menyeleweng.

Selain dilarang oleh agama, perselingkuhan juga dapat menjadi pemicu retaknya rumah tangga. Jika perselingkuhan telah mengarah ke perbuatan zina, maka suami/istri dari pasangan yang melakukan zina dapat melaporkan istri/suaminya ke polisi atas dasar Pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”).

Menjadi anggota dewan perwakilan rakyat tentu saja merupakan orang pilihan. Sebab ia adalah orang yang bisa menyampaikan aspirasi secara formal yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Seseorang kader di internal Partai Gerindra yang sudah tidak loyal kepada Prabowo Subianto membeberkan adanya Skandal Perselingkuhan antara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, FZ dan RS (Mantan Wakil Bendahara Umum) Partai Gerindra.

Melalui akun Facebook Mustofa B. Nahra dikabarkan ada sebuah affair atau perselingkuhan yang diduga antara FZ dengan seorang wanita, begini kutipannya.

Beredar kabar pesan berantai perselingkuhan antara FZ dan RS seseorang petinggi “PARTAI GERINDRA” ??

Berdasarkan sumber yang diperoleh dari seseorang di internal partai gerindra yang sudah tidak loyal kepada PRABOWO membeberkan adanya SKANDAL Perselingkuhan antara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, FZ dan RS (Mantan Wakil Bendahara Umum) Partai Gerindra.

Sebenarnya RA sudah mempunyai suami bernama “RW” dan dikaruniai 1 orang anak bernama sebut saja Bunga.

FZ yang selama ini terlihat begitu intelektual dan kerap melontarkan serangan dan kritikan kepada pemerintah kini harus menjadi buah bibir yang sesungguhnya tidak patut dijadikan contoh sebagai seorang pejabat negara.

Terkait hal itu, FZ membantah kabar yang menudingnya telah berselingkuh dengan seorang kader Gerindra bernama RS, Dia mengatakan tuduhan yang disebarkan lewat satu laman itu adalah hoaks seperti yang dilansir dari kumparan.com.

FZ juga berencana menuntut orang yang membuat kabar palsu itu. Namun, dia belum mau melaporkan laman itu ke Kementerian Komunikasi dan Informatika agar bisa ditutup aksesnya.

“Saya akan catat dulu lagi saya inventarisir,” kata FZ di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/5) ( D Manro).-

By Pilar